Breaking News:

Ratna Sarumpaet Mengaku Dianiaya

Ratna Sarumpaet Mengaku Lupa soal Chat WhatsApp dengan Nanik S Deyang

Ratna Sarumpaet mengaku lupa soal pesan WhatsApp yang dikirim oleh Wakil Ketua Umum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Nanik S Deyang.

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Gita Irawan/Tribunnews.com
Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet ketika tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (4/4/2019). 

TRIBUNSOLO.COM - Terdakwa kasus hoaks, Ratna Sarumpaet, mengaku lupa soal pesan WhatsApp yang dikirim oleh Wakil Ketua Umum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Nanik S Deyang.

Dia mengaku lupa ketika Nanik menyebut takut datang ke jumpa pers yang digelar pada 3 Oktober 2018.

"Aku malah enggak ingat ya dia kirim itu, lupa," ujar Ratna di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2019), dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Namun, lanjut dia, akhirnya Nanik datang pada jumpa pers yang digelar di kawasan Jalan Kampung Melayu Kecil, Tebet, Jakarta Selatan.

"Dia akhirnya datang kok sama tem-teman 08 (pendukung Prabowo Subianto)," katanya.

Sebelumnya, saksi ahli forensik digital Saji Purwanto membeberkan percakapan WhatsApp antara Nanik S Deyang dan Ratna Sarumpaet.

Dalam percakapan tersebut, Ratna mengajak Nanik menghadiri jumpa pers yang digelarnya.

Sebelum Jalani Sidang Lanjutan, Ratna Sarumpaet Yakin Saksi Ahli Bakal Memberatkan Dirinya

Dalam Jumpa pers yang digelar 3 Oktober 2018 tersebut, Ratna menyebut akan mengakui bahwa dirinya berbohong telah menjadi korban penganiayaan.

"Mbak, sebaiknya bertemu di luar saja, lalu Ratna share lock, setelah lokasi itu dilakukan penelusuran, lokasinya di Jalan Kampung Melayu Kecil, Tebet, Jakarta Selatan," ujar Saji seraya membacakan pesan Nanik kepada Ratna.

Lokasi tersebut merupakan kediaman Ratna Sarumpaet atau lokasi jumpa pers digelar.

Dalam kasus ini, Ratna didakwa Pasal 14 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Hukum Pidana.

Jaksa juga mendakwa Ratna dengan Pasal 28 Ayat (2) jo Pasal 45 A Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (Kompas.com/Walda Marison)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Percakapannya dengan Nanik S Deyang Terungkap, Ini Tanggapan Ratna Sarumpaet"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved