Breaking News:

Pemilu 2019

TKD Jokowi-Ma'ruf Solo Berharap Ada Jaminan Asuransi bagi Petugas Pemilu 2019 yang Meninggal Dunia

Her Suprabu, mengungkapkan, pemilu serentak dalam satu waktu ternyata sang berat untuk petugas.

Penulis: Asep Abdullah Rowi | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Petugas melakukan perhitungan suara di TPS nomor 38 yang digunakan nyobolos keluarga Jokowi di Jalan Kasuari III Nomor 6, Kampung Tirtoyoso RT 04 RW 13 di Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Rabu (17/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) Solo mendorong pemerintah bisa memberikan jaminan asuransi untuk 'pejuang demokrasi' atau petugas Pemilu 2019 yang meninggal dunia.

Ketua TKD Jokowi-Ma'ruf Solo, Her Suprabu, mengungkapkan, pemilu serentak dengan pencoblosan dan perhitungan atau rekapitulasi lima surat suara sekaligus dalam satu waktu ternyata sang berat untuk petugas.

Baik itu Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) hingga pihak pengamanan TNI-Polri yang siang malam ikut berjaga.

"Kan sangat berat, sampai ada yang larut pagi saat Pemilu 17 April 2019," ungkap dia kepada TribunSolo.com, Rabu (24/4/2019).

Hadir dalam Acara Syukuran Relawan, Prabowo Subianto Diteriaki Presiden Baru

Bahkan menurut dia, ada banyak petugas Pemilu 2019 di antaranya satu orang dari Solo yang meninggal dunia karena kelelahan.

"Kami ucapkan velasungkawa, semoga  pejuang demokrasi yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik disisi-Nya," harap dia.

Dia juga bertahap pemerintah dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) bisa memberikan mengupayakan pemberian santunan atau jaminan asuransi bagi petugas Pemilu 2019 yang meninggal dunia.

"Kami dorong pemerintah bisa mengusahakannya," ungkapnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved