Breaking News:

'Curhat' Petugas Situng di KPU Sukoharjo, Kurang Tidur dan Jenuh Kerja Lembur hingga Tengah Malam

Petugas Situng demi menyelesaikan penghitungan suara, rela bekerja melebihi jam ideal kerja yaitu delapan jam

Penulis: Agil Tri | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/Agil Tri
Jayanti (kiri) dan petugas Situng di kantor KPU Sukoharjo 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Tidak hanya Petugas Pemilu ditingkat Kecamatan yang harus bekerja lembur, petugas Sistem Informasi dan Penghitungan Suara (Situng) di KPU juga melakukan hal serupa.

Petugas Situng demi menyelesaikan penghitungan suara, rela bekerja melebihi jam ideal kerja yaitu delapan jam.

Seperti halnya Jayanti Kusuma Ningrum, seorang petugas Situng di KPU Sukoharjo ini harus rela masuk pagi dan pulang hingga tengah malam.

Bahkan dia juga mengorbankan waktu tidurnya demi menyelesaikan pekerjaannya di Kantor KPU Sukoharjo.

"Saya biasa pulang sekitar jam 24.00 WIB, tidur bentar tahu-tahu sudah subuh, dan habis itu udah siap-siap berangkat ngantor lagi, soalnya kita masuk jam 07.00 WIB," katanya.

Politisi PDI-P Tuding Pemilu Serentak 2019 Merupakan Ulah MK

Jayanti mulai bekerja sejak tanggal 17 April 2019 lalu, menjadi petugas Situng bagian Input data.

Setiap pagi, dia menempuh jarak sekitar 20 kilometer dari rumahnya untuk menuju ke Kantornya.

"Untuk mengejar waktu, kita kerja seminggu full, saya biasa berangkat sekitar jam 06.30 WIB," katanya.

Lantaran waktu kerja yang berlebihan, dia mengatakan sering merasa kelelahan hingga akhirnya melakukan kesalahan dalam bekerja.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved