Pilpres 2019

Kasus Video Viral Kepala Desa di Bogor yang Minta Warganya Pilih Jokowi-Ma'ruf Dihentikan

Kasus video viral kepala desa di Bogor, Jawa Barat, yang diduga mengarahkan warganya untuk memilih paslon nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf, dihentikan.

Kasus Video Viral Kepala Desa di Bogor yang Minta Warganya Pilih Jokowi-Ma'ruf Dihentikan
Twitter/AnonymousID____
Sebuah video seorang kepala desa di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang diduga mengarahkan warga untuk memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin viral di media sosial. 

TRIBUNSOLO.COM - Kasus video viral kepala desa di Bogor, Jawa Barat, yang diduga mengarahkan warganya untuk memilih paslon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, dihentikan.

Kasus dugaan pelanggaran yang dilakukan kepala desa (kades) Cidokom, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ini mencuat setelah videonya viral dan dilaporkan dengan Nomor 04/TM/PP/kab/13.13/III/2019 di Bawaslu

Namun, tidak ada saksi yang mau datang untuk dimintai keterangan meskipun ada tambahan saksi menjadi 16 orang dari perangkat desa.

Mereka sudah dipanggil tetapi tak kunjung datang sehingga tidak cukup alat bukti sebagai prasyarat penyidikan.

"Tidak didapatkan dua alat bukti sebagai prasyarat penyidikan, jadi kami hentikan saat rapat terakhir Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu)," kata Kordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran Pemilu Bawaslu Kabupaten Bogor, Abdul Haris, di Cibinong, Sabtu (27/4/2019).

Dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com, Haris mengaku, selama pembahasan rapat Sentra Gakkumdu, ada perbedaan pendapat antara pengawas dengan aparat penegak hukum terkait pelanggaran netralitas ASN dalam masa kampanye yang diatur dalam Pasal 282 dan 490 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Ustaz Abdul Somad Klarifikasi soal Pesan Singkat Berisi Pernyataan Dukungan ke Paslon Tertentu

Dalam hal ini, lanjut dia, penyidik Polres Bogor berpendapat tidak ditemukan alat bukti yang cukup kuat untuk dilakukan gelar perkara.

"Sebagian memang ada yang sudah datang tapi enggan menjadi saksi sehingga keterangan dan bukti tidak cukup kuat," tuturnya.

Seperti diketahui, video seorang kepala desa berinisial T diduga mengarahkan warga untuk memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin viral di media sosial.

Video tersebut direkam di Desa Cidokom, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Halaman
12
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved