Pemilu 2019

Ratusan Orang yang Tangani Pemilu 2019 Meninggal, TKD Jokowi-Ma'ruf Solo Minta Pemilu Dikaji Ulang

Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) Solo meminta Pemilu serentak seperti yang dilaksanakan pada 2019 ini dikaji ulang.

Ratusan Orang yang Tangani Pemilu 2019 Meninggal, TKD Jokowi-Ma'ruf Solo Minta Pemilu Dikaji Ulang
TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Ketua TKD Jokowi-Ma'ruf Solo, Her Suprabu, Minggu (28/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) Solo meminta Pemilu serentak seperti yang dilaksanakan pada 2019 ini dikaji ulang.

Menurut Ketua TKD Jokowi-Ma'ruf Solo, Her Suprabu, pelaksanaan Pemilu 2019 yang justru menimbulkan akibat lain di antaranya ada ratusan petugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) meninggal dunia, menjadi peringatan.

"Kami rasa Pemilu serentak seperti tahun ini perlu dikaji ulang," harap dia kepada TribunSolo.com, Minggu (28/4/2019).

"Ternyata kan dalam prakteknya sangat melelahkan," jelasnya menegaskan.

Dia menerangkan, mereka yang meninggal akibat kelelahan mengurusi tahapan dan perhitungan hingga dini hari, seperti yang dialami Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) hingga pengamanan TNI-Polri.

KPU Solo Salat Gaib atas Meninggalnya 2 Anggota KPPS dan Doakan 5 Orang Lainnya yang Sakit

"Atau solusi lain ditambah petugas untuk piket saat pelaksanaan Pemilu serentak," aku dia.

"Tetapi kan alangkah baiknya aturan pemilu serentak dikembalikan seperti sebelumnya," tuturnya menegaskan.

Sebelumnya, sebanyak 272 petugas Pemilu 2019 seperti KPPS, PTPS, hingga pihak pengamanan dari TNI-Polri meninggal dunia akibat kelelahan.

Bahkan di antaranya di Solo ada orang anggota KPPS yang turut menghembuskan nafasnya karena berharp-hari membantu dan melancarkan pesta demokrasi lima tahunan itu. (*) 

Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved