Cerita Penjual Sate Kere Mbak Tug di Solo yang Berani Tolak Perintah Jokowi dan Tawaran Gibran

Jadi langganan Jokowi, sang penjual, Marimin memiliki kisah tersendiri yang sulit untuk ia lupakan, di mana istrinya berani menolak perintah Jokowi.

Cerita Penjual Sate Kere Mbak Tug di Solo yang Berani Tolak Perintah Jokowi dan Tawaran Gibran
TribunWow.com/Lailatun Niqmah
Pak Marimin atau Pak Tug, penjual Sate Kere Presiden di Jalan Arifin 63, Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (26/4/2019). 

TRIBUNSOLO.COM - Sate Sapi Mbak Tug 'Sate Kere Presiden' merupakan satu di antara sate kere yang legendaris di Solo.

Sate Kere yang berdiri sejak tahun 1977 ini dikenal dengan kelezatannya hingga menjadi langganan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dagangannya jadi langganan Jokowi, sang penjual, Marimin atau Pak Tug memiliki kisah tersendiri yang sulit untuk ia lupakan.

Ditemui TribunSolo.com saat berjualan, Jumat (26/4/2019), Marimin mengaku ia dan istrinya pernah menolak perintah Jokowi.

Awalnya, Marimin menceritakan dulunya sang istri, Tugiyem, berjualan dengan cara digendong atau dijinjing di atas kepala dan keliling kampung.

Pembangunan Pusat Kuliner di Bekas Lapangan Kottabarat Solo Masuki Tahap Akhir

Pak Marimin atau Pak Tug, penjual Sate Kere Presiden di Jalan Arifin 63, Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (26/4/2019). (TribunWow.com/Lailatun Niqmah)
Pak Marimin atau Pak Tug, penjual Sate Kere Presiden di Jalan Arifin 63, Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (26/4/2019). (TribunWow.com/Lailatun Niqmah) (TribunWow.com/Lailatun Niqmah)

Setelah lama berjualan dan makin banyak pelanggan, mereka akhirnya diminta untuk menetap di lokasi tertentu, agar mudah dicari.

Hingga akhirnya menetap di sebelah Rumah Makan Nini Thowong.

"Akhirnya di sini, pelanggan juga tidak binggung nyari-nyari, waktu keliling kan pelanggan susah mencarinya, sekarang sudah ketemu tempatnya, yang bisa ramai," cerita Marimin saat ditemui TribunSolo.com di sela waktu berjualan, Jumat (26/4/2019) di Jalan Arifin 63, di sebelah Rumah Makan Nini Thowong, Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Terkait perintah Jokowi yang mereka tolak, Marimin mengatakan itu adalah perintah untuk mengikuti festival kuliner makanan pada hari pangan sedunia, di Kalimantan.

"Waktu tahun berapa itu didhawuh (diperintah) Pak Jokowi untuk pameran di Kalimantan," kenang Marimin.

Halaman
123
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved