Sebut Bupati Talaud Indisipliner dan Ngeyel, Pihak Kemendagri Tak Kaget Sri Wahyumi Ditangkap KPK

Pelaksana Tugas Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik, mengatakan, penangkapan Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip dapat diprediksi.

Sebut Bupati Talaud Indisipliner dan Ngeyel, Pihak Kemendagri Tak Kaget Sri Wahyumi Ditangkap KPK
Kompas.com/Ronny Adolof Buol
Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Manalip. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA  -  Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik, mengatakan, penangkapan Bupati Talaud, Sulawesi Utara, Sri Wahyumi Maria Manalip, sebenarnya sudah dapat diprediksi.

Sebab, sang bupati terkenal sangat indisipliner.

Karena itu  Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak merasa kaget terhadap penangkapan Sri Wahyumi Maria Manalip oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Akmal Malik, setidaknya, ada dua masalah yang pernah membelit Bupati Talaud tersebut.

Diduga Terima Suap, Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip Ditangkap KPK

Pertama, Sri Wahyumi pernah dinonaktifkan dari jabatannya oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo selama Januari-April 2018 lantaran pergi ke Amerika Serikat tanpa izin Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey pada akhir 2017.

Kedua, Sri Wahyumi pernah memutasi 305 aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Talaud tak lama setelah pergelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.

Padahal, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN melarang proses pemutasian tanpa memperhatikan prinsip akuntabilitas tersebut.

”Jadi, ketika ada aktor-aktor yang tidak patuh, itu adalah embrio dari persoalan-persoalan berikutnya," kata Akmal, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.id.

Mendagri Tegaskan Penonaktifan Bupati Talaud, Sri Wahyumi, Sesuai Aturan dan Tak Terkait Partai

"Dan, hari ini ditangkap, kan."

"Bupati ini memang sangat terkenal indisipliner dan ngeyel,” tutur Akmal menegaskan.

Halaman
123
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved