Gilang Ramadhan Berkeinginan untuk Membuka Lebih Banyak Studio Drumer

Drumer terbaik di Indonesia, Gilang Ramadhan, berhasil mengorbitkan drumer-drumer profesional seperti Richard Mutter (Pas Band), Rio Alief (Noah Band)

Gilang Ramadhan Berkeinginan untuk Membuka Lebih Banyak Studio Drumer
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Gilang Ramadhan saat ditemui di The Park Mall Solo Baru, Sukoharjo, Jumat (3/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri 

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO  - Drumer terbaik di Indonesia, Gilang Ramadhan, berhasil mengorbitkan drumer-drumer profesional seperti Richard Mutter (PAS Band), Rio Alief (NOAH Band), Brian (Sheila On 7), dan lainnya.

“Ekspektasi saya, anak-anak ini bisa menjadi profesional dan bisa melebihi saya, tapi yang paling penting saya ingin semua orang pernah merasakan belajar musik,” katanya saat ditemui di The Park Mall Solo Baru, Jumat (3/5/2019).

Untuk memenuhi ekpetasinya, Gilang membuka studio bimbingan belajar musik yang diberi nama Gilang Ramadhan Studio Drumer (GRSD) dan Gilang Ramadhan Studio Band (GRSB) pada 2008 lalu di Solo, yang saat itu diresmikan oleh Wali Kota Solo yang saat ini menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

“GRSD atau GRSB Solo adalah yang pertama, tentunya bisa mensukseskan GRSD dan GRSB yang lain, yang saat ini sudah ada 20 cabang di beberapa kota di Indonesia.”

“Saya ingin membuka cabang yang lebih banyak di seluruh nusantara, di mana ada SD, harus ada saya (GRSD/GRSB),” katanya.

Dia menambahkan dengan bermain drum, bisa menggerakan semua motorik anak, lebih menggerakan tak kanan, bisa menyeimbangkan otak kiri kanan, dan melatih otak bagian tengah anak, sehingga anak bisa lebih kreatif, imajinatif.

“Drum merupakan dasar alat musik, orang lebih gampang belajar alat musik, rytmem, ketukan, irama, disiplin itu dari drum,” katanya.

GRSD/GRSB sendiri rutin menggelar konser untuk anak didiknya untuk memberikan anak didiknya kesempatan tampil di panggung, serta menjalin komunikasi dengan siswa yang lain.

Dia berkomitmen akan terus menggelar kegiatan konser, untuk menarik anak terus belajar, berlatihan, dan mengembangkan jaringan di bidang musik.

“Selama sebelas tahun GRSD hadir, kegiatan ini akan maraton di seluruh kota, dalam sepuluh tahun ini, kita akan memberikan sesuatu yang baru, tapi belum bisa saya ungkapkan sekarang,” katanya.

Dia menambahkan, satu kali konser musik ini bisa menggerakan banyak elemen perekonomian, mulai dari perekonomian makro maupun mikro.

“Yang orang tidak banyak sadar itu, musisi itu bisa menggerakan perkonomian, dalam satu konser kan pasti ada PKL, EO, sewa panggung dan sound yang di dalamnya ada tenaga kerjanya, lalu tempat percetakan, jadi satu kali konser, berapa puluh orang yang bisa bekerja.”

“Saya ingin memberikan banyak hal kepada orang lain,saya ingin memberi semangat,” pungkasnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved