Inflasi Kota Solo Naik pada April 2019, Bawang Putih Beri Andil Tertinggi

BPS Kota Solo menyebut tingginya harga komoditas bawang putih memberikan andil tertinggi adanya inflasi di Kota Solo periode April 2019.

Inflasi Kota Solo Naik pada April 2019, Bawang Putih Beri Andil Tertinggi
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Komoditas bawang putih di Pasar Legi Solo  

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Solo menyebut tingginya harga komoditas bawang putih memberikan andil tertinggi adanya inflasi di Kota Solo periode April 2019.

Sehingga membuat inflasi Kota Solo pada April 2019 sebesar 0,68 persen, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya Maret 2019 inflasinya sebesar 0,29 persen.

Kepala BPS Kota Surakarta, R Bagus Rahmat Susanto, mengatakan harga bawang putih naik 29,95 persen, makanya andil terhadap inflasi tinggi.

"Kemudian angkutan udara naik sebesar 16,15 persen, bawang merah yang beberapa waktu ini dikabarkan sudah turun harga namun di April masih memberikan andil inflasi juga karena waktu itu harganya naik mencapai 30 persen," katanya kepada wartawan, Sabtu (4/5/2019).

Lantas telur ayam ras naik 7,49 persen, dan buah pepaya naik 6,12 persen.

Sementara itu dari tujuh kelompok pengeluaran konsumsi yang dihitung, enam kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan di antaranya kelompok bahan makanan naik 2,33 persen.

Kemudian kelompok makanan jadi, minuman, roko, dan tembakau naik 0,28 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar naik 0,02 persen, dan kelompok sandang naik 0,05 persen.

Dari 10 komoditas utama penyumbang inflasi, bawang putih memberikan andil paling tinggi.

Sedangkan lima komoditas lainnya adalah harga nangka muda naik 14 persen, tomat sayur naik 15 persen, petai naik menjadi 25 persen, kangkung naik 18 persen, dan Gudeng naik 4,26 persen.

Ditambahkan Bagus, dari 6 kota di Provinsi Jawa Tengah yang dihitung angka inflasinya, pada April 2019 tercatat semua kota mengalami inflasi.

Inflasi terbesar terjadi di kota Surakarta sebesar 0,68 persen, diikuti kota Semarang 0,47 persen, kota Tegal 0,46 persen.

Kemudian Kota Cilacap 0,26 persen, kota Kudus dan kota Purwokerto masing-masing 0,21 persen. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved