Pilpres 2019

Menhan Ryamizard Ryacudu Sebut People Power Kalau Dipaksakan Berpotensi Jadi Makar

Menhan Ryamizard Ryacudu menilai people power yang dipaksakan juga bisa menjurus ke makar.

Menhan Ryamizard Ryacudu Sebut People Power Kalau Dipaksakan Berpotensi Jadi Makar
TRIBUNNEWS.COM
Menteri Pertahanan Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu dalam acara Munggah Akbar se Tangerang Utara, di Ponpes Salafiyah Harokatul Yamanie, Tangerang, Rabu (1/5/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu mengungkapkan ketidaksukaannya pada gerakan people power yang belakangan ramai dibincangkan masyarakat.

Terlebih, terkait dengan informasi dari Badan Intelijen Negara yang telah mendeteksi indikasi ajakan untuk mengepung Komisi Pemilihan Umum ia berharap agar hal itu tidak terjadi.

"Mudah-mudahan tidak ada."

"Kalau ada selesaikan secara hukum."

"Saya Menteri Pertahanan tidak suka itu."

"Karena people power merusak bangsa ini."

"Saya Menteri Pertahanan Republik Indonesia, saya tidak mau bangsa ini terkoyak-koyak."

"Itu urusan saya kalau bangsa sudah terkoyak," kata Ryamizard di Gedung AH Nasution Kementerian Pertahanan RI Jakarta Pusat pada Rabu (8/5/2019).

Beredar Artikel Hoaks tentang Polisi Akan Menembak Mati Para Perusuh People Power

Ia juga menilai, people power yang dipaksakan juga bisa menjurus ke makar.

"Mudah-mudahan tidak ada, kalau people power dipaksakan itu makar."

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved