Disinggung soal Oknum yang Mencari Kesalahan Andre Taulany di Masa Lalu: Saya Enggak Mau Suudzon

Pembawa acara Andre Taulany mengaku tidak melihat adanya ancaman yang datang setelah ia diduga melakukan penistaan agama.

Disinggung soal Oknum yang Mencari Kesalahan Andre Taulany di Masa Lalu: Saya Enggak Mau Suudzon
KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA
(dari kiri) Andre Taulany didampingi Ketua Komisi Dakwah MUI, Muhammad Cholil Nafis, menyampaikan permintaan maaf atas dugaan penghinaan yang dilakukan olehnya di Kantor Pusat MUI, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/5/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Pembawa acara Andre Taulany mengaku tidak melihat adanya ancaman yang datang setelah ia diduga melakukan penistaan agama.

"Wah, saya enggak melihat (ada ancaman). Saya tutup semua," kata Andre di Kantor Pengurus Besar Nahdlatur Ulama (PBNU), Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2019).

Andre dituding menghina Rasulullah SAW saat memandu acara di stasiun televisi swasta.

Video program televisi yang dipandu Andre itu merupakan edisi 2017.

Andre Taulany Diistirahatkan dari Acara Ini Talkshow dan Ini Sahur, Berikut Penjelasan dari NET TV

Saat disinggung mengenai dugaan ada orang yang mencoba mencari celah atas kesalahannya di masa lalu, Andre tidak mau menduga-duga.

"Enggak. Saya enggak mau berpikiran macam-macam, enggak mau suudzon dan berpikiran aneh-aneh. Tidak ada," kata dia.

Atas video tersebut, Andre akhirnya dilaporkan karena diduga melakukan penistaan agama.

Menurut Andre, hak setiap orang bila ingin melaporkan seseorang.

Sule Unggah Video Promo Acara Talkshow Sahur, Tak Ada Sosok Andre Taulany

"Kalau proses pelaporan itu, kan, laporan sudah masuk. Saya harus tunggu panggilan dari pihak kepolisian, itu saja sih," ujar Andre.

Ada pun Andre telah mengklarifikasi dan meminta maaf kepada sejumlah organisasi keagamaan dan pemuka agama atas ucapannya yang viral tersebut. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Andre Taulany Tidak Merasa Terancam atas Kasus Dugaan Menista Agama"
Penulis : Tri Susanto Setiawan

Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved