Breaking News:

Investigasi DMFI: 500 Ekor Anjing Masuk Kota Solo per Bulan secara Ilegal, Awas Bahaya Rabies

Aktivis membeberkan anjing yang seringkali makan sampah dapat membawa penyakit di tubuh manusia jika terus-menerus dikonsumsi.

Penulis: Eka Fitriani | Editor: Hanang Yuwono
DAILYMAIL
Ilustrasi anjing yang dagingnya akan dikonsumsi. 

Dalam presentasinya, Angelina juga membeberkan temuan investigasi DMFI di Solo pada Januari 2019 bahwa setiap bulan kurang lebih 500 anjing masuk ke Kota Solo secara ilegal.

“Anjing anjing sebanyak itu didatangkan secara ilegal tanpa sertifikat veteriner dan proses karantina,” katanya.

Anjing sebanyak itu datang dari berbagai daerah terutama dari Provinsi Jawa Barat seperti Cianjur, Pangandaran, Sukabumi, Garut, hingga Tasikmalaya.

Sidak Pekan Pertama Puasa di Pasar Kartasura Sukoharjo, Harga Kebutuhan Pokok Terpantau Normal

Selain melakukan presentasi, anggota DMFI juga berdiskusi terkait banyaknya anjing yang datang ke Kota Solo.

Selain itu juga kemungkinan adanya pelarangan konsumsi daging anjing dari Pemerintah Kota Solo

Bahaya Konsumsi Daging Anjing

Sementara isu tentang penyiksaan hewan menjadi hal yang tak terbantahkan dalam kasus ini, ada juga kekhawatiran tentang ancaman penyakit bagi para penyantap daging anjing, seperti dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com:

1. Rabies

Salah satu bahaya terbesar dari daging anjing adalah penyebaran rabies kepada manusia.

Dikutip dari laman onegreenplanet.org disebutkan, di Filipina, sekitar 10.000 anjing dan 300 orang mati karena rabies setiap tahun. 

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved