Breaking News:

Ramadan 2019

Permintaan Kurma di Solo Melonjak Naik, Harga Pasar Tetap Normal

Kurma menjadi komoditas langganan yang ramai diserbu masyarakat saat periode Ramadan.

TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Penjual kurma di Pasar Kliwon Solo 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kurma menjadi komoditas langganan yang ramai diserbu masyarakat saat periode Ramadan.

Pada Ramadan 2019 kali ini di Kota Solo, permintaan kurma mengalami peningkatan hingga dua kali lipat.

Salah satu pemilik Kios Kurma Toko Toyiban, Nunung Suthono mengatakan kurang dari 2 minggu memasuki Puasa pesanan sudah banyak yang masuk.

"Untuk mencukupi permintaan masyarakat, stok pun ditambah yakni 400 kilogram (kg) per hari, lebih banyak dibandingkan hari biasa yakni 100-200 kg," terangnya kepada wartawan, Rabu (8/5/2019).

Sambut Ramadan, SMA Islam Al Azhar 7 Solo Baru Bagikan Kurma hingga Jadwal Imsakiyah di Jalanan

Di mana stok diambil langsung impor dari Mekkah.

Dan terdapat 30 macam Kurma yang ditawarkan kepada masyarakat.

Dan berkaca dari tahun-tajun sebelumnya, kondisi ramai seperti ini akan terjadi terus sampai Lebaran.

Sementara untuk harganya dibanderol Rp 35 ribu hingga Rp 300 ribu per kg.

Sementara yang paling laris yakni kurma yang seharga Rp 100 ribu per kg ke bawah.

"Dan untuk harga tetap normal, tidak ada kenaikan," terangnya.

Ada Lidah Panggang Kurma di Ramadan 2019 Nava Hotel Tawangmangu

Senada dengan Nunung, Di Pasar Gedhe, Partiyah mengaku di hari biasa dirinya hanya memasok 5-10 kg Kurma saja, namun di momen Ramadan pihaknya bisa menjual 50-100 kg Kurma.

"Rata-rata yang dibeli oleh pembeli di harga Rp 60 ribu per kg," tutupnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved