Breaking News:

Dua Pelaku Perampasan Sepeda Motor yang Mengaku Polisi di Solo Diancam Hukuman 9 Tahun Penjara

Dua orang pelaku perampasan sepeda motor di Solo yang mengaku menjadi anggota polisi terancam hukuman 9 tahun penjara

Penulis: Asep Abdullah Rowi | Editor: Putradi Pamungkas
Tribunsolo.com/Asep Abdullah Rowi
Pelaku perampasan sepeda motor milik pengendara digelandang polisi di Mapolsek Jebres, Kecamatan Jebres, Jalan Kolonel Sutarto, Solo, Jumat (10/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dua orang pelaku perampasan sepeda motor di Solo yang mengaku menjadi anggota polisi terancam hukuman 9 tahun penjara.

Kapolsek Jebres, Kompol Juliana BR Bangun mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo menjelaskan, pelaku Refangga Febrianto alias Angga (27) warga Margorejo RT 05 RW 11 Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari dan Deni Sugiyanto alias Ebong (31) warga Bangunharjo RT 02 RW 08, Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, sementara dikenakan Pasal 368 KUHP.

"Keduanya memiliki peran yang sama," jelasnya saat rilis pengungkapan kasus kejahatan di hadapan Kapolsek Jebres, Kompol Juliana BR Bangun di Mapolsek Jebres, Kecamatan Jebres, Jalan Kolonel Sutarto, Solo, Jumat (10/5/2019).

Jawaban Polos Arsy Saat Diminta Pendapat Anang-Ashanty Soal Gosip Pacaran Aurel dan Verrell

Dia menuturkan, dalam Pasal 368 KUHP itu, pelaku pemerasan diancam dengan hukuman maksimal 9 tahun penjara.

"Kami juga tengah menggali keterlibatan orang lain sebagai pembeli motor hasil perampasan tersebut," ujar dia.

"Apalagi diketahui kedua pelaku ini sudah berkali-kali beraksi, tetapi pada kedua kali ini akhirnya bisa dihentikan polisi," tuturnya.

Sebelumnya, dua pria bernama Refangga alias Angga (27) dan Deni Sugiyanto alias Ebong (31) mengaku sebagai polisi dan membawa pistol mainan saat merampas sepeda motor milik pengendara di Solo.

TKN Sudah Duga SBY Tidak Miliki Chemistry yang Sama dengan Koalisi Adil Makmur

Keduanya berhasil ditangkap Resmob Polsek Jebres di Situbondo Jatim usai kabur pasca diketahui melancarkan aksi jahatnya yang terkahir dengan merampas sepeda motor milik mahasiswa di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Tegalharjo, Kecamatan Jebres, Solo.

Dari penuturan pelaku, Angga warga Margorejo RT 05 RW 11 Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari itu mengaku-ngaku menjadi anggota Satnarkoba Polresta Semarang saat melancarkan aksi jahatnya di jalanan.

"Bilang dari polisi, sama nunjukin pistol mainan yang diselipkan di bagian depan," ungkapnya saat rilis pengungkapan kasus kejahatan di hadapan Kapolsek Jebres, Kompol Juliana BR Bangun di Mapolsek Jebres, Kecamatan Jebres, Jalan Kolonel Sutarto, Solo, Jumat (10/5/2019).

Richard Kyle Sematkan Nama Jessica Iskandar di Profil Instagram dan Hadiri Ultah Putra Nia Ramadhani

Bahkan Ebong, warga Bangunharjo RT 02 RW 08, Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres juga mengaku menenggak minuman keras terlebih dahulu sebelum melancarkan aksinya.

"Iya kita minum (miras) dulu," jelasnya.

"Ya kita bilang dari polisi, kita kamu (pemilik motor) terlibat narkoba jadinya takut, terus kami minta motor, STNK dan SIM," tutur dia membeberkan perbuatannya. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved