Breaking News:

PLN Surakarta Jamin Pasokan Listrik Aman saat Ramadan hingga Lebaran 2019

PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Surakarta menjamin pasokan daya listrik di area Solo aman selama Ramadan hingga Idulfitri.

KAHFI DIRGA CAHYA/KOMPAS.COM
Ilustrasi - Petugas PLN saat mendata aliran listrik. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Surakarta menjamin pasokan daya listrik di area Solo aman selama Ramadan hingga Idulfitri.

Segala persiapan pendukung sudah dilakukan sejak dini, satu di antaranya penyiagaan tim pemeriksaan inspeksi jaringan. 

Manager PT PLN UP3 Surakarta, Mundhakir mengatakan, kebutuhan listrik akan meningkat pada Ramadan, terutama pada malam hari lantaran umat Islam melakukan ibadah tarawih dan sahur.

"Bulan Ramadan, aktivitas umat Islam akan meningkat, tentu penggunaan listrik untuk penerangan pada malam hari juga ikut meningkat, beban puncak ada pada pukul 18.00-20.00 WIB," ujarnya saat dihubungi TribunSolo.com, Kamis (9/5/2018).

Namun sejauh ini, hingga puasa hari ke-3, penggunaan listrik di Surakarta masih dalam batas normal.

Sejauh ini kondisi saat malam, tepatnya Rabu (8/5/2019) malam, masih ada cadangan 1.401 Mega Watt (MW), dan saat siang 1.999 MW posisi cadangan.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kantor Korwil Pendidikan Kecamatan Jatiroto Wonogiri Terbakar

"Khusus Solo beban puncak kita masih 487 MW, tergolong masih normal," imbuhnya.

Sementara untuk perkiraan tambahan beban untuk Ramadan hingga menjelang Lebaran hanya ada tambahan sekitar 5 persen listrik saja.

Namun saat Lebaran itu malah turun 20 persen hal ini disebabkan banyak pabrik tidak beroperasi karena libur, bahkan pengalaman pada 2018 turun hingga 23 persen.

"Karena memang di Surakarta sendiri 54 persen penjualan listrik didominasi dari tegangan menengah yakni seperti industri, rumah sakit, dan lainnya," jelasnya. 

Selain itu PLN UP3 Surakarta juga berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan di wilayah Solo Raya. 

Dalam penangan gangguan agar selalu diperhatikan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap sesuai dengan aturan.

Asyik, Skutik Listrik Gesits Juga Bisa Dibeli Secara Kredit

Selain itu Tim Siaga Ramadan dan Idulfitri 2019 terbagi dalam 19 posko.

Terdiri dari Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) sebanyak 70 personel yang beroperasi 24 jam.

Dan masih ditambah untuk pemeliharaan terdapat 6 tim dengan 60 personel. 

Untuk armadanya, terdiri dari mobil PDKB, mobil Yantek, crane, dan sepeda motor.

"Sehingga diharapkan pelayanan lebih ditingkatkan, lebih cepat dalam merespons laporan gangguan, jangan sampai pelanggan mengalami lampu padam terlalu lama," tutupnya. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved