Breaking News:

Pemilu 2019

Rapat Pleno KPU Lombok Tengah Sempat Diwarnai Adu Mulut antar-Peserta

Sidang pleno rekapitulasi penghitungan suara KPU Lombok Tengah diwarnai kericuhan hingga adu jotos.

KOMPAS.com/IDHAM KHALID
Suasana pleno di pemungutan suara KPU Lombok Tengah, yang bertempat di gedung eks DPRD Lombok Tengah, Kamis, (9/5/2019) 

TRIBUNSOLO.COM, LOMBOK TENGAH - Sidang pleno rekapitulasi penghitungan suara KPU Lombok Tengah diwarnai kericuhan hingga adu mulut.

Sidang pleno digelar di kantor eks DPRD Lombok Tengah, Jumat (10/5/2019).

Dari pantauan Kompas.com, sejumlah peserta terdengar berteriak.

Menurut Hadi, salah satu saksi dari paslon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, kericuhan terjadi karena ada kubu yang menginginkan draf DA1 hasil pleno di tingkat kecamatan dibagikan.

Update Real Count KPU Jokowi vs Prabowo, 100 Persen di Bengkulu, Bali dan Gorontalo, Siapa Unggul?

Alasannya agar bisa melihat hasil perolehan suara.

Mereka khawatir jika tidak diberikan, terjadi manipulasi.

Namun, ada kubu lain yang hanya ingin dibacakan tanpa dibagikan hardcopy pada peserta. 

"Ada dua kubu yang berselisih, satunya ingin draf DA1 hasil pleno di kecamatan dibagikan, dan ada yang ingin hanya dibacakan saja," kata Hadi.

Kericuhan tersebut akhirnya dilerai oleh peserta lainnya.

2 Provinsi Selesaikan Relapitulasi Tingkat Provinsi, KPU Gelar Rekapitulasi Suara Nasional Hari Ini

Menurut Hadi, sidang pleno ini sangat molor tidak sesuai jadwal.

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved