Ramadan 2019

Berkah Ramadan, Penjual Kolang-Kaling di Pasar Legi Solo Untung Besar

Masyarakat di Solo banyak memburu kolang-kaling sebagai bahan campuran es serta kolak untuk menu hidangan berbuka puasa.

Berkah Ramadan, Penjual Kolang-Kaling di Pasar Legi Solo Untung Besar
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Penjual kolang-kaling di Pasar Legi Solo, Jumat (10/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kolang-Kaling menjadi primadona masyarakat setiap bulan Ramadan.

Terlihat pada Ramadan 2019 ini di Solo, beberapa penjual kolang-kaling mengaku mendapatkan banyak permintaan.

Bagaimana tidak? Masyarakat banyak memburu kolang-kaling sebagai bahan campuran es serta kolak untuk menu hidangan berbuka puasa.

Satu di antara pedagang kolang-kaling Pasar Legi Solo, Sri Miyati, menyampaikan saat ini di momentum Ramadan 2019 pihaknya bisa menjual 5-7 ton kolang-kaling.

Meningkat 13 Persen, Kebutuhan Uang Tunai selama Ramadan dan Lebaran Capai Rp 217,1 Triliun

"Padahal di hari bisa sebanyak 4 ton saja tidak habis," ujarnya kepada Tribunsolo.com, Jumat (10/5/2019).

Dengan tingginya permintaan dari masyarakat, dirinya mengaku ada kenaikan harga.

Di mana sebelumnya Rp 10 ribu per kilogram (kg) kini harga eceran menjadi Rp 15 ribu per kg.

Permintaan datang dari pedagang di sejumlah wilayah untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat yang biasanya banyak mencari kolang-kaling ini untuk sajian menu pelengkap saat berbuka.

“Pasokan diambil dari Medan, Tasik, Garut, dan Bengkulu," imbuhnya.

Yang disenangi kebanyakan Medan karena bentuknya yang besar-besar.

Kalau yang Tasik biasanya dipakai untuk wedang ronde. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved