Pilpres 2019

Pengamat Politik Ungkap Tanda Keretakan Koalisi Prabowo-Sandi, Indikasinya dari PAN dan Demokrat

Menurut Arya, keretakan itu tampak dari dua partai di dalam Koalisi Indonesia Adil Makmur, yaitu Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional.

Pengamat Politik Ungkap Tanda Keretakan Koalisi Prabowo-Sandi, Indikasinya dari PAN dan Demokrat
Tribunnews/JEPRIMA
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto didampingi Amien Rais menyampaikan pidato politiknya di hadapan para pendukungnya dalam acara Syukuran Kemenangan Indonesia di Kartanegara, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Koalisi Indonesia Adil Makmur yang merupakan pengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sedang menghadapi ujian kekompakan.

Anggapan bahwa koalisi ini tidak solid kembali muncul ke permukaan ketika Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono melontarkan pernyataan keras terhadap Partai Demokrat

Arief mempersilakan Partai Demokrat untuk keluar dari koalisi itu. 

Pengamat politik dari Center of Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes menganggap sebenarnya koalisi Prabowo-Sandiaga memang tidak solid sejak sebelum dibentuk. 

Update Real Count KPU Pilpres 2019, Jokowi Ungguli Prabowo, Dominasi Raihan Suara di Sulawesi Barat

"Pertama menurut saya koalisi ini sebenarnya sudah retak sejak awal," ujar Arya kepada Kompas.com, Minggu (12/5/2019).

Menurut Arya, keretakan itu tampak dari dua partai di dalam Koalisi Indonesia Adil Makmur, yaitu Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional.

Dia menjelaskan indikasi-indikasi yang tampak. 

"Terutama Demokrat ya yang sejak awal membebaskan kepala daerah mereka untuk mendukung paslon manapun dalam pilpres," kata dia, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Mengenal Antonius Yogo Prabowo, Caleg PSI di Solo yang Pernah Jadi Satpam dan Petugas Laundry

Padahal sebagai bagian dari koalisi, Partai Demokrat harus menjamin seluruh kadernya mengikuti sikap partai.

Belum lagi soal drama sebelum penetapan Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden.

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved