Tahun Ini, Pemkab Karanganyar akan Godok 12 Raperda

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, membacakan 12 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Karanganyar saat Sidang Paripurna, Senin (13/5/2019).

Tahun Ini, Pemkab Karanganyar akan Godok 12 Raperda
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Penyerahan Raperda oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, kepada Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto, di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar, Senin (13/5/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar, Juliyatmono, membacakan 12 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Karanganyar saat Sidang Paripurna di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar, Senin (13/5/2019).

Adapun rapat sidang paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Karanganyar Sumanto dan dihadiri jajaran Forkopimda, OPD, hingga anggota fraksi partai.

Selanjutnya, 12 Raperda tersebut yakni berisi tentang lembaga kemasyarakatan desa, perangkat desa, kawasan bebas rokok, penyelenggaraan rumah susun.

Dikutip TribunSolo.com dari Tribunjateng.com, RPJMD 2018-2023, pencegahan dan peningkatan kualitas perumahan kumuh dan pemukiman kumuh, perubahan bentuk badan hukum perusahaan daerah BPR Bank Daerah Karanganyar menjadi Perseroan Terbatas Bank Perkreditan Rakyat Bank Daerah Karanganyar (PERSERODA).

Serta penyertaan modal daerah pada Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, pengelolaan pemakaman dan retribusi pelayanan pemakaman dan pengabuan mayat.

Resmikan Waduk Gondang, Presiden Jokowi Ingatkan Bupati Karanganyar agar Tidak Berkampanye

Perusahaan Umum Daerah Aneka Usaha, retribusi jasa umum, teknis pemberian gaji ke-13 dan tunjangan hari raya.

Seusai mengikuti rapat paripurna, Bupati Karanganyar Juliyatmono menuturkan, Raperda ini sudah melalui pembahasan di Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda), ada kesepakatan antara legislatif dan eksekutif.

"Hasilnya 12 rancangan itu. Kecuali yang tidak masuk di Propemperda, tapi harus segera menyesuaikan itu soal teknis pemberian gaji ke 13 dan THR. Ternyata ada kewajiban harus dicairkan melalui Perda. Padahal uangnya sudah ada di APBD." katanya kepada para wartawan, Senin (13/5/2019).

Sementara itu, terkait Raperda tentang kawasan bebas rokok, Juliyatmono menjelaskan, sudah lama Raperda Kawasan Bebas Rokok itu ingin dibahas tapi selalu dikembalikan.

"Pertimbangannya daerah ini merupakan daerah yang masih segar, tidak harus spesifik ada kawasan tanpa rokok, kecuali daerah perkotaan yang tidak ada ruang hijau," jelasnya.

Kampung Wisata Sepapringan, Destinasi Alternatif saat Berlibur di Kemuning Karanganyar

Dengan adanya Perda tersebut, menurut Juliyatmono itu penting dan stategis untuk mendukung program menuju Kabupaten Layak Anak (KLA), kabupaten literasi, dan peduli lingkungan.

Sementara itu, soal Raperda penyelenggaran rumah susun, ia menjelaskan, di beberapa titik tertentu ada persyaratan untuk membangun kawasan rumah susun.

Ia mencontohkan, di daerah Colomadu banyak permintaan guna mendirikan kawasan rumah susun.

"Kalau tidak ada Perda yang membolehkan atau menginzinkan (pembangunan) di kawasan tertentu, ya tidak boleh," jelasnya. (Tribunjateng.com/Agus Iswadi)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul "12 Raperda Kabupaten Karanganyar Bakal Digodok Tahun Ini, Ini Rinciannya"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved