Bulan Ramadan, Permintaan Darah ke PMI Solo Meningkat Hingga 250 Persen Per hari
Permintaan darah ke Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Solo meningkat hingga 250 persen per hari dalam sepekan terakhir.
Penulis: Eka Fitriani | Editor: Fachri Sakti Nugroho
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Permintaan darah ke Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Solo meningkat hingga 250 persen per hari dalam sepekan terakhir.
“Biasanya kalau bulan puasa rata-rata permintaan cuma 100 per hari," kata Sekretaris PMI Cabang Solo, Sumartono Hadinoto Selasa (14/5/2019) siang.
Sumartono juga membeberkan dirinya cukup khawatir cadangan darah PMI tidak memadai hingga hari raya lebaran awal Mei mendatang.
"Bahkan kalau lebaran bisa lebih sedikit lagi karena banyak yang liburan,” katanya.
• Sebuah Rumah di Mojolaban Sukoharjo Roboh Disapu Angin, BPBD, PMI, dan Koramil Berikan Bantuan
Namun dalam enam hari terakhir permintaan darah ke PMI meningkat hingga 250 kantong per hari.
Jumlah permintaan tersebut sama dengan angka rata-rata permintaan darah harian di luar bulan puasa.
Akibat lonjakan peningkatan tersebur, cadangan darah PMI yang dikumpulkan menjelang bulan puasa menipis dalam waktu singkat.
Saat berita ini ditulis, cadangan darah di PMI Solo tersisa 2.500 dari 4.000 yang terkumpul di awal puasa.
“Jika besok kembali normal ke 100, sampai lebaran masih cukup," katanya.
"Namun kalau tetap 250 atau turun cuma sedikit, kami khawatir tidak sampai lebaran sudah habis,” katanya.
• Kelelahan, Sejumlah Petugas Pemilu 2019 di Kecamatan Gatak Sukoharjo Alami Kenaikan Tensi Darah
Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Solo juga mengimbau masyarakat untuk mendonorkan darahnya selama bulan puasa.
Hal ini dipicu karena permintaan darah PMI sejak awal Ramadan lalu melonjak hingga lebih dari dua kali lipat.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/palang-merah-indonesia-pmi-solo-menggelar-kegiatan-donor-darah-di-gedung-tribunnews.jpg)