Breaking News:

BREAKING NEWS : Bea Cukai Rilis Sindikat Perdagangan Rokok Ilegal yang Rugikan Negara Rp 2,6 Miliar

Adapun, di dalam ruangan tampak ditunjukkan berbagai jenis kemasan rokok bermerk di antaranya Surya Putra Filter, Sekar Madu (SMD), CC Mild hingga S3.

Penulis: Asep Abdullah Rowi | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Tersangka dikawal petugas saat akan gelar perkara di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Surakarta di Jalan Adi Sucipto Nomor 36, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Rabu (15/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabelan (TMB) B Surakarta menggelar rilis terhadap penangkapan sindikat perdagangan rokok ilegal antar pulau, Rabu (15/5/2019). 

Acara digelar di kantor yang berada di Jalan Adi Sucipto Nomor 36, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar.

Adapun, di dalam ruangan tampak ditunjukkan berbagai jenis kemasan rokok bermerk di antaranya Surya Putra Filter, Sekar Madu (SMD), CC Mild hingga S3.

Termasuk memperlihatkan empat tersangka yang sudah menggunakan pakaian tahanan 'orange' yang dikawal ketat petugas bersenjata.

Wakapolresta Solo Sebut Senjata Api Laras Panjang yang Diserahkan Bea Cukai Sering Dipakai Sniper

Turut hadir Kepala Kantor KPPBC TMB B Surakarta, Kunto Prasti Trenggono, Kepala Kanwil DJBC Jateng dan DIY, Parjiya, Kabid Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Jateng dan DIY, Gatot Sugeng Wibowo, dan Kepala Kejaksaan Ngeri Sukoharjo, Tatang Agus Vallyanto.

"Jadi akibat ini, kerugian negara Rp 2,6 miliar," tuturnya mengawali jumpa pers saat rilis.

"Tersangka lima orang, empat orang ini P21," jelasnya menegaskan. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved