Breaking News:

Analisa Pakar Grafolog soal Tulisan Pelaku Mutilasi di Malang: Step by Step-nya Ia Rencanakan

Grafolog Monica Hillaramdani SIKom, CHA melihat tulisan-tulisan yang ditinggalkan Sugeng Santoso, pelaku mutilasi wanita di Malang.

surya.co.id/istimewa
Sugeng, pelaku mutilasi Pasar Besar Kota Malang yang ditangkap di Jalan Laksamana Martadinata, Sukoharjo Kota Malang, Kamis (15/5/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, MALANG - Grafolog Monica Hillaramdani SIKom, CHA melihat tulisan-tulisan yang ditinggalkan Sugeng Santoso, pelaku mutilasi wanita di parkiran Pasar Besar Malang (PBM) secara umum banyak hal yang dipikirkan dan disampaikan.

Meski tidak tahu ditujukan buat siapa. Namun dari tulisannya itu setidaknya bisa menunjukkan karakternya.

“Jika melihat dari tulisannya yang besar, margin rapat, orangnya kaku, egois,” kata Monica pada suryamalang.com, Kamis (16/5/2019).

Pelaku Mutilasi di Malang Kerap Berperilaku Aneh, Miliki Gangguan Jiwa dan Sukai Adik Kandung

Sedang penggunaan huruf e dengan € atau seperti angka tiga kebalik sebenarnya juga menyiratkan dia suka harmonisasi, kelembutan, tidak suka yang kasar-kasar.

Namun mengapa sampai ada kejadian itu bahkan memutilasi korban, perlu wawancara detil lagi dengan pelaku.

Dikatakan huruf e dalam bentuk seperti angka tiga kebalik itu pernah in di zamannya. Namun sekarang tak banyak memakai.

Begitu juga pemakaian huruf latin bersambung sudah tak banyak lagi yang menggunakan.

Ia juga menganalisa tentang huruf i dan j dengan titik mengindikasikan orang yang berfokus pada detail, ketelitian sedangkan titik tebal dan sempurna sebagai bentuk apa yang saya lakukan sudah benar, yakin.

Sedang penggunaan huruf m bulat ternyata juga bermakna dia orangnya sangat berpikiran metodis.

Apa yang ia lakukan sangat dipikirkan.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved