Solo Diserang Pesan Berantai Ancaman Gangster, Kapolresta Solo Pastikan Hoaks

Polresta Solo memastikan pesan berantai yang beredar di medsos terkait pembacokan oleh gangster motor di Solo, adalah hoaks.

Solo Diserang Pesan Berantai Ancaman Gangster, Kapolresta Solo Pastikan Hoaks
Instagram
Pesan Gangster 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Polresta Solo memastikan pesan berantai yang beredar di media sosial (medsos) terkait pembacokan oleh gangster motor di Solo, adalah hoaks.

Wakapolresta Solo, AKBP Andy Rifai mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo membeberkan, pesan berantai di medsos yang beredar sejak pagi via WhatsApp (WA) disertai video, tidak benar alias informasi bohong (hoaks).

"Saya tegaskan itu hoaks," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Kamis (16/5/2019).

Andy menyesalkan ada pihak tidak bertanggung jawab menyebarkan informasi bohong sehingga membuat masyarakat resah, apalagi bagi mereka yang pulang malam usai bekerja.

Eggi Sujana Ditahan Mabes Polri, Massa Gaprak Gelar Aksi di Depan Mapolresta Solo Tuntut Pembebasan

Apalagi menurut dia, di pesan berantai sudah menyebut korban pembacokan sebanyak 8 orang di antaranya terjadi di Nusukan, Sumber, Laweyan, dan Pedaringan (Jebres).

"Kami pastikan aman dan kondusif," jelasnya.

"Polisi berjaga 24 jam untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat Solo," aku dia menegaskan.

Menurutnya setiap hari baik siang hingga dini hari ada petugas yang melakukan patroli rutin di lima kecamatan di Solo.

Prabowo Tolak Hasil Pemilu 2019, TKN Jokowi-Maruf Solo: Kalau Negarawan Harusnya Berjiwa Ksatria

"Dan kami minta masyarakat kalau menerima informasi seperti itu langsung dikroscek ke Polresta Solo," terang dia.

Halaman
12
Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved