Dapat Grasi dari Jokowi, Kepulangan 2 Petani Kendal Nur Azis dan Rusmin Disambut Haru Ratusan Warga

Bebasnya dua petani yang tersandung kasus penyerobotan tanah milik PT Perhutani itu disambut ratusan warga Desa Suronkonto Wetan.

Editor: Hanang Yuwono
Tribunjateng.com/Dhian Adi Putranto
Bebas, Nur Azis dan Rusmin disambut ratusan warga di area Lapas Kelas IIA Kendal, Jumat (17/5/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, KENDAL - Nur Aziz dan Sutrisno Rusmin, petani asal Desa Surokonto Wetan akhirnya dapat menghirup udara bebas pada Jumat (17/5/2019) setelah mendapatkan grasi bebas dari Presiden Joko Widodo.

Bebasnya dua petani yang tersandung kasus penyerobotan tanah milik PT Perhutani itu disambut ratusan warga Desa Suronkonto Wetan.

Baru selangkah keluar dari pintu Lapas Kelas IIA Kendal dirinya langsung dipeluk oleh ratusan warga yang sedari pagi menunggu mereka dibebaskan.

Nur Aziz dan Sutrisno Rusmin dinyatakan bersalah dan dijerat pasal 94 ayat (1) UU Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan (UU P3H).

Ungkap Alasan BPN Persoalkan Situng KPU, Priyo Budi: Itu Semacam Alat untuk Memprovokasi

Akibatnya dirinya divonis penjara 8 tahun dan denda 10 miliar.

Namun setelah menjalani masa tahanan selama dua tahun lebih satu bulan, pengajuan grasi yang diajukan oleh pihaknya sejak April tahun 2018 akhirnya dikabulkan pada bulan Mei ini.

"Alhamdulillah bisa berkumpul lagi bersama keluarga," ujar Nur Aziz sembari memeluk anaknya yang sudah sekian lama tidak bertemu.

Ungkapan rasa syukurpun juga disampaikan oleh Rusmin.

VIDEO - Bela Petani Kendeng, Sejumlah Mahasiswa UMS Gelar Aksi Solidaritas

Dirinya kini dapat kembali bertemu dengan kawan-kawannya bersama para keluarganya.

"Kehidupan tidak boleh terhenti, untuk tetap hidup maka harus maka, maka dari itu saya akan kembali menggunakan lahan itu," ujarnya

Setelah tiba di desanya, para warga akan melakukan kegiatan syukuran atas bebasnya dua orang yang dianggap berjasa telah berjuang untuk masyarakat Desa Surokonto Wetan.

Sementara itu, Penasehat Hukum Nur Aziz dan Rusmin, Eti Oktaviani mengatakan bahwa Grasi tersebut dikabulkan sejak tanggal 13 Mei 2019.

Seorang WNI Simpatisan ISIS Ditangkap Polisi Malaysia karena Berencana Serang Tempat Ibadah

Namun tiba di Lapas Kelas II A Kendal pada Kamis (16/5).

"Kedatangan para warga ini untuk memastikan apakah surat Grasi itu telah diterima oleh Lapas Kelas IIA Kendal."

"Dan ternyata kemarin sudah diterima oleh pihak lapas, seharusnya sejak kemarin sudah bisa bebas."

"Dengan adanya grasi ini maka sisa masa hukuman dan denda yang diberikan dihapuskan," pungkasnya. (Dhian Adi Putranto)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Dapat Grasi dari Presiden Jokowi, 2 Petani Kendal Nur Azis dan Rusmin Disambut Haru Ratusan Warga

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved