Breaking News:

Jelang Aksi 22 Mei 2019, Polda Jatim Gagalkan Keberangkatan 44 Peserta Tour Jihad Jakarta

Penyelenggara Tour Jihad Jakarta, hingga sepekan sebelum keberangkatan sudah berhasil menghimpun 44 orang calon peserta

KOMPAS.com/GHINAN SALMAN
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan 

TRIBUNSOLO.COM, SURABAYA - Penyelenggara Tour Jihad Jakarta, hingga sepekan sebelum keberangkatan sudah berhasil menghimpun 44 orang calon peserta.

Mereka pun gagal berangkat karena kegiatan tersebut terendus polisi.

Kata Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan, Tour Jihad Jakarta hingga saat ini berhasil menghimpun 44 calon peserta.

"Sudah ada 44 orang yang akan ikut, tapi baru 36 orang yang sudah membayar," kata Luki, Minggu (19/5/2019) di Mapolda Jawa Timur.

Segera Menikah, Scarlett Black Widow Johansson Umumkan Pertunangan dengan Colin Jost

Demi alasan keamanan, pihaknya meminta kegiatan tersebut dihentikan.

"Sudah kami minta untuk dihentikan dan uangnya dikembalikan," terang Luki.

Sebelumnya, Polda Jawa Timur menemukan upaya mobilisasi massa untuk menghadiri aksi menyikapi hasil Pemilu 2019 pada 22 Mei mendatang di Jakarta.

Mobilisasi massa tersebut dikemas menarik dengan tema "Tour Jihad Jakarta" dari Surabaya.

Informasi yang dihimpun dari Polda Jawa Timur, promosi Tour Jihad Jakarta beredar luas di media sosial khususnya grup-grup WhatsApp.

Usai Ferdinand Hutahaean, Kini Giliran Jansen Sitindaon Tinggalkan Barisan Prabowo-Sandiaga

Ada beberapa jenis paket yang ditawarkan, diantaranya bus besar isi 50 orang, biayanya dipatok Rp 450 ribu.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved