Pilpres 2019

Pengamat Sebut Mahkamah Konstitusi Jadi Jalan Satu-satunya jika Tak Puas dengan Hasil Pemilu

Jalur Mahkamah Konstitusi merupakan jalan satu-satunya bagi peserta Pemilu untuk membuktikan dugaan terjadi kecurangan dalam Pemilu 2019.

Pengamat Sebut Mahkamah Konstitusi Jadi Jalan Satu-satunya jika Tak Puas dengan Hasil Pemilu
Tribunsolo.com/Asep Abdullah Rowi
Saksi tengah tanda tangan lembar sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan suara dalam Rapat Pleno Terbuka Pemilu 2019 Tingkat Kota Solo di The Sunan Hotel, Kecamatan Laweyan, Solo, Senin (6/5/2019). 

TRIBUNSOLO.COM - Direktur Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo, mengimbau peserta kontestasi Pilpres 2019, agar menempuh jalur hukum yang benar jika tidak puas dengan hasil Pemilu yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Jalur Mahkamah Konstitusi merupakan jalan satu-satunya bagi peserta Pemilu untuk membuktikan dugaan terjadi kecurangan dalam Pemilu 2019

"Kalau ada kecurangan, ada pelanggaran, ya dilaporkan ke Bawaslu atau bisa dibawa Mahkamah Konstitusi (MK)," ujar Karyono dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Senin (20/5/2019).

Dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com, menurut Karyono, pengaduan terhadap dugaan kecurangan Pemilu telah diatur dalam undang-undang dan tidak bisa di atasi diluar jalur konstitusi, misalnya di jalan.

"Semua ada aturannya, ada di dalam undang-undangnya. Ikuti aturan yang sudah diatur," ucapnya. 

Demokrat akan Beri Ucapan Selamat untuk Pemenang Pilpres 2019 pada 22 Mei

Ia melihat, ada peserta Pilpres saat ini mencoba mempengaruhi masyarakat agar opininya terbentuk, bahwa penyelenggara pemilu yaitu KPU telah melakukan kecurangan.

"Dia mempengaruhi masyarakat, agar tidak mempercayai KPU maupun MK, ini tidak boleh dilakukan," kata Karyono. 

Karyono pun menilai, upaya menghasut masyarakat agar tidak percaya dengan KPU dan lembaga negara, serta mencoba mengerahkan people power maka tidak salah dikenakan pasal makar oleh pihak kepolisian.

"Sejumlah pengamat mengaitkan ini dengan pasal makar, meski kami juga tidak senang apa-apa dikenakan pasal makar, karena berbahaya bagi demokrasi kita," ujar Karyono.  (Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Pengamat: Jalur MK Satu-satunya Cara Buktikan Kecurangan Pemilu"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved