Breaking News:

Usai Ferdinand Hutahaean, Kini Giliran Jansen Sitindaon Tinggalkan Barisan Prabowo-Sandiaga

Di Twitter, sejumlah netizen menyebut sakit yang diderita Ani Yudhoyono hanya sebuah modus atau pura-pura

Editor: Putradi Pamungkas
KOMPAS.com/Haryantipuspasari
Anggota BPN Jansen Sitindaon 

Tetapi ini sudah menyerang Ibu Ani, sudah tidak pantas dan beradab," kata Jansen.

Diduga Keroyok Seorang Pemuda Hingga Tewas, 17 Pemuda di Trenggalek Diamankan Polisi

Menurut Jansen, hal ini sama saja tidak menghargai perjuangan Demokrat yang telah ikut memperjuangkan Prabowo-Sandiaga.

Dia menegaskan, hal ini telah melukai hati para kader.

Jansen pun tidak menampik bahwa kejadian ini bisa memengaruhi kondisi koalisi dengan Prabowo-Sandiaga.

"Situasi ini jelas menjadi bahan pertimbangan kami apakah kami masih pantas terus berada di koalisi Prabowo ini atau segera mundur saja dari koalisi ini

Tapi terkait ini biarlah nanti instituai partai yang secara resmi memutuskan ya

Ada ketua umum di situ, sekjen dan majelis tinggi partai," kata dia.

Sementara, Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengeluarkan pernyataan keras melalui akun Twitter-nya.

Dia mengaku berhenti mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Alasannya, karena Ani Yudhoyono, istri Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dirundung di media sosial (Kompas.com/Jessi Carina)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gara-gara "Buzzer", Politisi Demokrat Ini Juga Ingin Mundur dari Barisan Prabowo-Sandiaga"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved