Harga Cabai Rawit di Pasar Legi Solo Terpantau Menurun pada Pertengahan Ramadan 2019

Memasuki pertengahan Ramadan 2019, beberapa harga komoditas kebutuhan pangan terpantau menurun, khususnya komoditas cabai di pasaran tradisional.

Harga Cabai Rawit di Pasar Legi Solo Terpantau Menurun pada Pertengahan Ramadan 2019
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Pedagang cabai di Pasar Tradisional Solo, Selasa (21/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Memasuki pertengahan Ramadan 2019, beberapa harga komoditas kebutuhan pangan terpantau menurun, khususnya komoditas cabai di pasaran tradisional.

Sulami (52) satu di antara pedagang cabai di Pasar Legi Solo mengaku beberapa cabai yakni cabai rawit merah, cabai rawit hijau, dan cabai rawit putih, juga cabai hijau botol mengalami penurunan harga.

"Cabai rawit merah harganya Rp 8.000 per kilogram (kg), turun dari harga sebelumnya Rp 11 ribu per kilogram," katanya kepada wartawan, Selasa (21/5/2019).

Penurunan harga tersebut sudah terjadi sejak tiga hari yang lalu, karena stoknya melimpah.

Adapun harga cabai rawit putih kini pada kisaran Rp 6.000-Rp 7.000 per kg.

Waspada saat Beli Parsel, Disdag Solo Temukan Makanan Kaleng yang Penyok hingga Berkarat

Menurutnya, harga cabai rawit putih selalu murah karena stok mudah didapat dari Boyolali.

Sementara itu harga cabai rawit hijau Rp 6.000 dari sebelumnya Rp 7.500 per kilogram sama dengan harga cabai botol Rp 6.000 dari Rp 7.500 per kg.

Sedangkan harga cabai merah besar justru naik menjadi Rp 15 ribu-Rp 16 ribu dari sebelumnya Rp 12.500 per kg.

Cabai merah keriting naik menjadi Rp 15 ribu dari Rp 12.500 per kg, cabai hijau besar naik menjadi Rp 10 ribu dari sebelumnya Rp 7.500 per kg.

Ia mengaku meski harga cabai sudah terjangkau, namun jumlah pembeli tidak lantas meningkat.

"Memang saat pertengahan Ramadan pembeli landai, namun saat mendekati Lebaran nanti naik lagi," ungkapnya.

Sepinya pengunjung tersebut dari yang tadinya biasa membeli sekitar 2-3 kg sekarang pembeli hanya mengambil 1-1,5 kg.

"Stok cabai datang dari Surabaya, Palembang, dan Bali. Dalam sehari stok 2 kwintal, tapi tidak langsung habis sehari. Sekarang 2-3 hari baru selesai," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved