Memasuki Pekan Ketiga Ramadan, Pengelola Tempat Hiburan Dinilai Patuhi Aturan Pemkot Solo

Memasuki pekan ketiga Ramadan, seluruh pengelola tempat hiburan terbilang patuh aturan seusai sejumlah sidak yang dilakukan.

Memasuki Pekan Ketiga Ramadan, Pengelola Tempat Hiburan Dinilai Patuhi Aturan Pemkot Solo
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
ILUSTRASI: Petugas Polres Sukoharjo merazia tempat hiburan malam di Solo Baru, Sabtu (29/12/2018) malam. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Memasuki pekan ketiga Ramadan, seluruh pengelola tempat hiburan terbilang patuh aturan seusai sejumlah sidak yang dilakukan.

Pada pekan ini, Pemkot Solo berharap pengelola tempat hiburan bisa jauh lebih tertib dan mematuhi aturan.

"Tempat hiburan malam diwajibkan untuk tutup pada satu pekan pertama atau tujuh hari dan pekan terakhir atau tujuh hari sebelum Lebaran," kata Kepada Seksi Pengembangan Industri Pariwisata, Dinas Pariwisata Kota Surakarta, Tuti Orbawati, Selasa (21/5/2019) siang.

Hal tersebut dilakukan untuk memaksimalkan kondusivitas selama Ramadan.

Pemerintah Kota Solo telah mengeluarkan peraturan khusus soal ketentuan operasional penyelenggaraan pariwisata selama Ramadan.

Berdasarkan hasil sidak yang dilakukan oleh tim gabungan, seluruh tempat hiburan di Kota Solo dalam dua pekan terakhir menunjukkan bahwa para pengelola terbilang tertib sesuai aturan.

Makanan Kedaluarsa Kembali Ditemukan, Kali Ini di Supermarket Besar di Sukoharjo

Tim gabungan tersebut terdiri dari dari Dinas Pariwisata, Kepolisian, Kementerian Agama, dan Satpol PP.

"Pada pekan pertama tim gabungan telah melakukan sidak sebanyak empat kali, begitu juga dengan pekan kedua,” katanya.

“Seluruh tempat hiburan baik karaoke dan rumah makan yang memiliki pertunjukan musik telah taat peraturan daerah," katanya.

Aturan ini sendiri telah tertera di Peraturan Daerah Kota Solo Nomor 5 tahun 2017 tentang penyelenggaraan Usaha Pariwisata.

Pemkot Solo bersama jajaran akan terus meninjau lapangan sebanyak 10 kali selama bulan Ramadan.

Apabila ditemukan pelanggaran Pemkot Solo tak akan segan untuk memberi teguran, sanksi, penutupan tempat usaha hingga pencabutan izin usaha.

Bahkan bila ada pelanggaran ketentuan ranah pidana ringan, pihaknya tak segan melimpahkan perkara tersebut ke kepolisian. (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved