Ramadan 2019

Ratusan Seniman dari Komunitas Reog Solo Raya Ngabuburit di Gedung Gelar Potensi Sukoharjo

Ratusan seniman dari pemain reog, penari, dan pemain musik ini memberi hiburan gratis kepada masyarakat yang menunggu datangnya buka puasa.

Ratusan Seniman dari Komunitas Reog Solo Raya Ngabuburit di Gedung Gelar Potensi Sukoharjo
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Pertunjukan reog di Gedung Gelar Potensi Sukoharjo, Selasa (21/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Ratusan seniman dari komunitas Reog Solo Raya berkumpul di Gedung Gelar Potensi (Gedung Lowo) Sukoharjo, Selasa (21/5/2019) lalu.

Ratusan seniman yang terdiri dari pemain reog, penari, dan pemain musik ini memberi hiburan gratis kepada masyarakat yang menunggu datangnya buka puasa.

Menurut penasehat komunitas Reog Solo Raya, Agus Setiawan, kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang biasanya diadakan saat lebaran.

"Kita ingin berbagi berkah saat bulan Ramadan, pertunjukan reoG ini main dari jam 16.00 WIB hingga azan magrib," katanya.

Berita Video: Alunan Musik Reog Ponorogo Sambut Kedatangan Prabowo di Kampanye Akbar di Solo

Selain pertunjukan seni budaya reok dan tarian, dalam kegiatan tersebut komunitas Reog Solo Raya juga membagikan takjil kepada masyarakat.

Kegiatan ini dilakukan secara keliling di eks Kerasidenan Surakarta selama bulan Ramadan.

"Kemarin kita habis dari Solo, hari ini di Sukoharjo, kemudian Klaten, nanti keliling se-Solo Raya," jelasnya.

Dalam kegiatan ini, panitia rela merogoh kocek dari uang pribadi mereka dan mendapat bantuan dari beberapa donatur.

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Sukoharjo Rabu 22 Mei 2019, Simak Tips Agar Tetap Segar Selama Puasa

"Kegiatan ini kita ambilkan dari uang pribadi kita, dan sebagian dari donatur masyarakat yang menyumbang," katanya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Reok Arya Jaya Baki, yang juga menjadi ketua panitia dmengatakan kegitan ini untuk lebih mengenalkan reok kepada masyarakat umum.

"Reok itu budaya dan olah rogo, semua umur bisa menikmati reog dan bisa menjadi bagian dari seniman reok," katanya.

Menurutnya, perkembangan reog di Sukoharjo sendiri cukup baik, dengan banyaknya partisipasi masyarakat dalam komunitas, dan penonton yang hadir saat ada pertunjukan.

"Ada peningkatan dari tahun ketahun, selain peminatnya banyak, anak-anak dari SD, SMP yang mau belajar reog juga meningkat," pungkasnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved