Breaking News:

Safari Ramadan Santri untuk Perdamaian di IAIN Surakarta, K.H. Dian Nafi' Bicara Soal Toleransi

PKPPN IAIN Surakarta dan Jamiyyatul Qurra’ wal Huffadz (JQH) al-Wustho bersinergi dalam acara Safari Ramadan: Santri untuk Perdamaian

Istimewa
Safari Ramadan: Santri untuk Perdamaian di Graha IAIN Surakarta, Selasa, 21 Mei 2019 

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pusat Kajian dan Pengembangan Pesantren Nusantara (PKPPN) IAIN Surakarta dan Jamiyyatul Qurra’ wal Huffadz (JQH) al-Wustho bersinergi dalam acara Safari Ramadan: Santri untuk Perdamaian yang didukung oleh Rumah Kebangsaan-Jakarta bertempat di Graha IAIN Surakarta, Selasa (21/5/2019).

Peserta Safari Ramadan ini dihadiri oleh sekitar 600-an santri dari berbagai pesantren.

Di antaranya adalah Pesantren Darus Salam-Pucangan, Pesantren Al-Muayyad-Windan, Pesantren az-Zayyady-Solo, Pesantren Al-Istiqomah-Sukoharjo, Pesantren Al-Fattah-Sukoharjo, Pesantren Al-Mansur-Popongan Klaten, Pesantren al-Hikmah-Sukoharjo, Pesantren al-Anis-Sukoharjo.

Termasuk beberapa Pesantren di bawah naungan institut seperti Pesantren mahasiswa Fakultas Ushuludin dan Dakwah, Fakultas Ilmu Tarbiyah, Fakultas Syariah dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta.

Wiranto Beberkan Tujuan dari Perusuh yang Diskenario dalam Aksi 22 Mei

Acara ini dibuka oleh Prof. Dr. Mudhofir, M.Pd. selaku Rektor IAIN Surakarta.

Dalam sambutannya, ia menyatakan bahwa wawasan kebangsaan bagi para santri adalah hal yang utama.

Di semester awal, para santri mahasiswa sudah diajarkan mata kuliah civic education yang di situ mengenalkan pentingnya nilai kesantuan dan persatuan.

Ia menyampaikan bahwa generasi muda harus paham tentang sejarah bangsanya.

"Bahwa Indonesia dibangun dengan nilai-nilai kesantunan dan kesopanan oleh para founding fathers," ujarnya.

Acara diskusi dipandu oleh Diwangga dari Rumah Kebangsaan.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved