Diskusi 'Ngobrol Mewah' Angkat Potensi Wisata Solo dan Sekitarnya di Kantor Tribunnews Solo

Diskusi Ngobrol Mewah (Mepet Sawah) bertema 'Menggali Harta Karun Solo dan Sekitarnya' masih berlangsung, Kamis (23/5/2019) sore.

Diskusi 'Ngobrol Mewah' Angkat Potensi Wisata Solo dan Sekitarnya di Kantor Tribunnews Solo
TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Diskusi Ngobrol Mewah di Gedung Tribunnews Solo, Jalan Adi Soemarmo Nomor 335 A, Klodran, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, atau barat Pintu Tol Klodran Kamis (23/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Diskusi Ngobrol Mewah (Mepet Sawah) bertema 'Menggali Harta Karun Solo dan Sekitarnya' masih berlangsung, Kamis (23/5/2019) sore.

Pertama, narasumber yang menyampaikan pemaparannya Wakil Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Asita) Jateng, Daryono di Gedung Tribunnews Solo, Jalan Adi Soemarmo Nomor 335 A, Klodran, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, atau barat Pintu Tol Klodran. 

Daryono menyampaikan, banyak tempat wisata yang ditawarkan di Solo dan sekitarnya untuk wisatawan yang datang, apalagi saat Lebaran dalam waktu deket ini.

Baik itu wisata yang berasal dari sumber daya alam (SDA) maupun yang dibuat.

Susunan Anggota Tim Hukum Sengketa Pilpres di MK Bentukan TKN Jokowi-Maruf, Yusril Jadi Ketua

"Selain ke wisata (tempat), tapi ada agenda rutin seperti di Solo mendekati Lebaran, yakni Bakdan Ing Solo," jelasnya.

Selanjutnya paparan dari narasumber ke dua yakni Direktur BUMDes Tirta Mandiri Ponggok, Joko Winarno yang menyampaikan sejarah Desa Ponggok di Klaten, cada menggali potensi hingga berkembang sampai saat ini.

"Dulu Ponggok hanya untuk padusan (mandi sebelum puasa), tapi berkat kejeniusan pimpinan kami, perlahan diubah," tuturnya.

"Bahkan Ponggok dulu desa miskin, tetapi saat ini bisa menghasilkan pendapatan sendiri hingga belasan miliaran rupiah per tahun," ucap dia membeberkan.

Isi Pesan Lengkap Prabowo kepada Demonstran: Ini Imbauan Saya, Percayalah kepada Pemimpin-pemimpinmu

Selanjutnya ada Owner @surakartakita (Soloraya), Gerry Prayudi dan Owner @kulinerdisolo-@solo.ngangeni, Mohammad Thoric yang memiliki puluhan ribu followers di Instagram.

Keduanya menerangkan berbagai hal cara jitu mengelola media sosial (medsos), sehingga bisa mendatangkan pendapatan.

"Harus selektif, unik, dan tidak biasa saat kita memposting gambar serta video," tutur Gerry.

Bahkan Thoric menyampaikan, dia memiliki akun yang intinya mengajak wisatawan dan masyarakat luar daerah datang ke Solo.

"Intinya ngajak 'ayo dolan ke Solo'," ungkap dia. (*) 

Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved