Pemilu 2019

Mahkamah Konstitusi: Full Team sudah Siap 100 Persen Tangani Gugatan Pemilu 2019

Ketua MK, Anwar Usman, didampingi Hakim Konstitusi, Arief Hidayat, meninjau meja pelayanan untuk pengajuan gugatan Perselisihan Hasil Pemilu 2019.

Mahkamah Konstitusi: Full Team sudah Siap 100 Persen Tangani Gugatan Pemilu 2019
KOMPAS.COM/Sandro Gatra
Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). 

TRIBUNSOLO.COM - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman, didampingi Hakim Konstitusi, Arief Hidayat, meninjau meja pelayanan untuk pengajuan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019.

Berdasarkan pemantauan, Anwar berada di lantai 1 gedung MK pada Kamis (23/5/2019) sekitar pukul 12.35 WIB.

Dia memperhatikan petugas pelayanan bekerja.

Sebanyak 10 meja pelayanan, terdiri dari 8 meja untuk pelaporan dan dua meja untuk konsultasi, sudah disediakan di lantai dasar gedung MK di Jakarta Pusat.

Anwar Usman menyatakan kesiapan MK menangani gugatan PHPU 2019.

"MK sudah siap full team dan siap 100 persen," kata Anwar, kepada wartawan, ditemui di gedung MK pada Kamis (23/5/2019).

Yunarto Wijaya Bandingkan Pidato Jokowi dan Prabowo soal Aksi 22 Mei, Andre Rosiade Beri Tanggapan

Untuk pengajuan gugatan Pilpres 2019, pengajuan permohonan untuk sengketa Pilpres dapat diajukan satu hari setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan dan mengumumkan hasil rekapitulasi penghitungan suara.

Artinya, pendaftaran permohonan gugatan dapat diajukan pada hari Rabu besok sampai jangka waktu tiga hari ke depan atau Jumat (24/5/2019).

Hal ini mengingat, KPU RI baru menetapkan dan mengumumkan rekapitulasi hasil pemungutan suara tingkat nasional pada Selasa dinihari.

Jangka waktu penyelesaian PHPU oleh MK sesuai peraturan maksimal 30 hari kerja sejak permohonan PHPU diregistrasi lengkap.

Halaman
12
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved