Amien Rais Bawa Buku 'Jokowi People Power' saat Diperiksa terkait Kasus Dugaan Makar

Amien membawa buku berjudul 'Jokowi People Power' sebagai bukti dalam pemeriksaannya.

Amien Rais Bawa Buku 'Jokowi People Power' saat Diperiksa terkait Kasus Dugaan Makar
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais, berjalan menuju ruang penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, untuk dimintai keterangan sebagai saksi kasus dugaan makar dengan tersangka Eggi Sudjana, Jumat (24/5/2019). Amien Rais sebelumnya tidak memenuhi panggilan polisi pada Senin 20 Mei 2019 kemarin dengan alasan karena kesibukan. Namun, Amien kali ini memenuhi panggilan kedua dari polisi. 

TRIBUNSOLO.COM - Pemeriksaan Amien Rais sempat diskors untuk menjalani ibadah salat Jumat.

Tokoh PAN itu menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk kasus dugaan makar dengan tersangka Eggi Sudjana.

Dalam pemeriksaan tersebut, dia membawa buku berjudul 'Jokowi People Power'.

Dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com, Amien mengungkapkan bahwa buku tersebut dibawa sebagai bukti dalam pemeriksaannya.

"Oh iya dong iya (sebagai bukti)," ujar Amien Rais di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Amien mengaku telah mempersiapkan banyak bukti selain buku tersebut.

Namun dirinya enggan membeberkan bukti lainnya.

Sempat Mangkir, Amien Rais Penuhi Panggilan Polisi Terkait Dugaan Makar Eggi Sudjana

"Oh ya macam-macam, full amunisi ya tapi nanti jangan sekarang," ungkap Amien.

Seperti diketahui, Eggi telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan sejak Selasa (14/5/2019), selama 20 hari.

Dugaan makar itu dilaporkan oleh relawan Jokowi-Ma'ruf Center bernama Suryanto dan politikus PDIP, Dewi Ambarwati Tanjung.

Kasus bermula ketika yang dipermasalahkan adalah pernyataan Eggi pada hari pencoblosan, 17 April 2019, di rumah Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan.

Ketika itu ia menyerukan people power untuk merespons pemilu yang menurutnya penuh kecurangan dan manipulatif.

Kedua pelapor mengadukan Eggi dengan dalih telah berbuat makar, penghasutan dan menyebarkan ujaran kebencian.

Eggi disangkakan Pasal 107 KUHP dan/atau 110 juncto Pasal 87 KUHP dan/atau Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. (Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Amien Rais Bawa Buku 'Jokowi People Power' Saat Diperiksa Polisi"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved