Pilpres 2019

IMM Surakarta Gelar Salat Ghaib dan Aksi Refleksi Masalah Demokrasi Indonesia

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Surakarta menggelar aksi damai di Simpang Tiga UMS, Jumat (24/5/2019).

IMM Surakarta Gelar Salat Ghaib dan Aksi Refleksi Masalah Demokrasi Indonesia
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Salat gaib dan aksi damai Refleksi Kemanusiaan:Masalah Demokrasi Kita Saat Ini, oleh IMM Surakarta, Jumat (24/5/2019).  

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Surakarta menggelar aksi damai di Simpang Tiga Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jumat malam (24/5/2019).

Aksi yang diikuti sekitar 40 orang ini, dimulai pada pukul 20.30 WIB.

Pantauan Tribunsolo.com di lapangan, aksi tersebut di awali dengan melakukan Salat Ghaib, serta doa.

Tanpa orasi, tanpa spanduk bertuliskan kalimat - kalimat persuasif, aksi tersebut dilakukan dengan berdiam diri, mengelilingi obor serta Bendera Merah Putih.

Amien Rais Tak Lagi Menyandang Gelar Guru Besar UGM, Apa Penyebabnya?

Aksi damai Refleksi Kemanusiaan:Masalah Demokrasi Kita Saat Ini, oleh IMM Surakarta, Jumat (24/5/2019). 
Aksi damai Refleksi Kemanusiaan:Masalah Demokrasi Kita Saat Ini, oleh IMM Surakarta, Jumat (24/5/2019).  (TribunSolo.com/Garudea Prabawati)

"Ini merupakan aksi kami untuk merepresentasikan kegelisahan-kegelisahan kami sebagai mahasiswa terkait kejadian - kejadian politik Indonesia yang kian memprihatinkan," ujar Supriyadi Koordinator Lapangan (Korlap) IMM Surakarta, kepada Tribunsolo.com, Jumat (24/5/2019).

Pihaknya mengatakan dalam aksi yang bertajuk Refleksi Kemanusiaan:Masalah Demokrasi Kita Saat Ini, juga sebagai tanggapan adanya dinamika konstelasi politik yang telah terjadi.

Antara lain, lanjutnya, adanya aksi demonstrasi massa di Gedung Bawaslu Jakarta hingga ricuh, adanya isu kecurangan, ratusan KPPS yang meninggal dunia, dan lainnya.

"Terlepas dari itu semua yang menjadi dasar kami atas aksi kami adalah belum dewasanya proses demokrasi Indonesia saat ini," imbuhnya.

Namanya Disebut Sebagai Tim Hukum Prabowo-Sandi di MK, Pengacara Kondang Ini Akhirnya Buka Suara

Masih ada kekurangan dari penyelenggara pemilu, dari prosesnya, bahkan outputnya, masih ada kekurangan.

Namun, pihaknya juga menegaskan bukan melulu soal siapa mendukung siapa, namun lebih kepada proses demokrasi.

"Ketika proses demokrasi tidak berjalan lancar, banyak adanya pembatasan - pembatasan, maka hal tersebut menyalahi konstitusi kita," tutupnya. (*)

Tags
IMM
UMS
Solo
Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved