Penggunaan Sosial Media Dibatasi, Supplier Pakaian di Solo Merugi hingga 50 Persen

Pembatasan penggunaan sosial media oleh pemerintah, membuat sejumlah pedagang online sektor fashion mengalami penurunan penjualan hingga 50 persen.

Penggunaan Sosial Media Dibatasi, Supplier Pakaian di Solo Merugi hingga 50 Persen
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Para pembeli berlalu lalang di Beteng Trade Center Solo,┬áJumat (24/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pembatasan penggunaan sosial media (sosmed) oleh pemerintah, membuat sejumlah pedagang online sektor fashion mengalami penurunan penjualan hingga 50 persen.

Pembatasan akses sosmed dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sejak Rabu (22/5/2019) kemarin dan rencananya sampai dengan 25 Mei 2019 mendatang.

Seorang pedagang pakaian di Beteng Trade Center (BTC), Ades, mengaku pembatasan tersebut membuat penjualannya tersendat.

"Saya ini kan supplier bagi reseller yang berjualan secara online, kalau dibatasi begini komunikasi melalui sosial media terutama WhatsApp ke mereka tersendat sehingga penjualan merugi," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (24/5/2019).

Karena penjualan secara online memerlukan pengiriman dan penerimaan gambar produk dari dan ke reseller.

Hari Ini, Pengguna Keluhkan WhatsApp Tidak Bisa Mengirim Foto, Instagram pun Bermasalah

Selain itu, Ades mengambil barang lagi untuk dijual berasal dari Tanah Abang, Jakarta.

Di sana pun, pedagang dari Tanah Abang, tempat ia mengambil barang, juga takut berjualan hingga 27 Mei 2019 nanti.

Karena menunggu situasi kondusif dari aksi demonstrasi massa di sejumlah titik di Jakarta kemarin.

"Sekalipun pihaknya bisa membeli barang dan transfer uang ke pedagang Tanah Abang, barang belum tentu bisa dikirim sebab kondisi ekspedisi ada yang overload bahkan tutup," imbuhnya.

Padahal apabila melihat momen Ramadan 2019 saat ini, menjadi kesempatan bagi pedagang seperti dirinya untuk menjual barang ke para reseller.

Ingat, Tahun Depan WhatsApp Tak Bisa Digunakan Lagi di Smartphone Tipe Berikut

"Justru momen Ramadan ini merupakan momen ramai-ramainya penjualan, namun tersendat karena pembatasan sosial media tersebut," tuturnya.

Pedagang lain, Pandi Pujianto, mengeluhkan hal yang sama di mana penjualan terdampak pembatasan sosmed oleh pemerintah.

Karena dirinya tidak bisa berkomunikasi dengan reseller, tidak bisa mengunggah gambar produk.

" Terutama WhatsApp, sehingga penjualan berkurang hingga 50 persen," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved