Pemilu 2019

Meski Jumlah Kursi Berkurang, DPC PDI-P Sukoharjo Ajak Masyarakat Hormati Hasil Pemilu

Perolehan kursi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di parlemen tingkat Kabupaten Sukoharjo menurun.

Meski Jumlah Kursi Berkurang, DPC PDI-P Sukoharjo Ajak Masyarakat Hormati Hasil Pemilu
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Kantor DPC PDI-P Sukoharjo 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Perolehan kursi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) di parlemen tingkat Kabupaten Sukoharjo menurun.

Sebelumnya, PDIP-P mendapat 22 kursi, namun pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2019, jumlah kursi yang diraih menjadi 20 kursi dari 45 kursi.

Namun demikian, DPC PDI-P Sukoharjo melalu sekretarisnya Wawan Pribadi mengucapkan terima kasih kepada masyarakat.

Jokowi Ingin Bertemu Prabowo Subianto, Sandiaga Uno: Tentukan Jam, Kita Datang

"Terima kasih kepasa masyarakat masih memilih PDI-P sebagai partai paling unggul, khususnya di Sukoharjo."

"Meskipun di Sukoharjo tidak sesuai target turun 2 kursi, tapi apapun hasilnya tetap disyukuri dan kami akan pegang amanah," katanya saat dihubungi TribunSolo.com, Sabtu (25/5/2019).

Dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghormati hasil Pemilu, yang telah diumumkan KPU RI pada 22 Mei 2019 kemarin.

"Saya harap semua pihak bisa menerima hasil pemilu yang telah resmi diumumkan."

"Kita apresiasi aparat dan penyelenggara pemilu yang telah bekerja dengan baik selama ini," imbuhnya.

Selamat Tinggal VPN, Hari Ini Pemerintah Cabut Blokir Akses Media Sosial

Soal aksi 21-22 Mei di Jakarta, dia menyenangkan aksi tersebut menjadi rusuh.

"Saya menyayangkan kerusuhan yang terjadi di Jakarta kemarin, harusnya hal tersebut tidak terjadi."

"Masyarakat boleh menyampaikan protes, tapi harus ikuti aturan yang berlaku juga," jelasnya.

Dalam kerusuhan di Jakarta itu, dia menduga ada pihak ketiga yang menunggangi dan memanfaatkan situasi, sehingga aksi tersebut menjadi ricuh.

Wawan berharap, dalam momentum seperti ini, masyarakat bisa bersatu kembali dan mulai menjalankan aktivitas seperti biasanya, dan mulai membangun daerahnya masing-masing.

"Dan untuk pemenang pemilu, harus segera menata pemerintahan dan melaksanakan kewajibannya untuk membangun kembali Indonesia," pungksanya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved