Kerap Menyerang Pengendara Motor, Sarang Tawon Predator di Sukoharjo Akhirnya Dievakuasi Tim SAR

Dengan menggunakan alat semprot berbahan bakar pertalite para anggota SAR mengevakuasi sarang tawon yang berada di atas pohon.

Kerap Menyerang Pengendara Motor, Sarang Tawon Predator di Sukoharjo Akhirnya Dievakuasi Tim SAR
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Sarang tawon vespa yang berhasil dievakuasi, Solo, Jumat (26/5/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kerap membahayakan warga sekitar yang melintas, sarang tawon yang berada di Dobayan RT 03 RW 2 Demakan, Mojolaban, Sukoharjo akhirnya dievakuasi oleh SAR Rajawali Solo, sabtu (25/05/2019) malam.

Tawon vespa atau yang biasa disebut tawon ndas adalah jenis tawon yang tergolong berbahaya.

Untuk itu SAR Rajawali Solo bekerjasama dengan Satlakar Solo melakukan evakuasi.

Dengan menggunakan alat semprot berbahan bakar pertalite para anggota SAR mengevakuasi sarang tawon yang berada di atas pohon agar tidak menyengat warga yang melintas disekitar pohon.

PD Muhammadiyah Sukoharjo Sesalkan Kerusuhan Aksi 22 Mei

Petugas saat menurunkan sarang tawon vespa, Solo, Jumat (26/5/2019)
Petugas saat menurunkan sarang tawon vespa, Solo, Jumat (26/5/2019) (TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI)

Menurut keterangan salah satu anggota SAR Rajawali, Bisma, pihaknya mendapat laporan dari warga sekitar bahwa di lokasi ada sarang tawon ndas yang berbahaya.

Lokasi tersebut juga berdekatan dengan lokasi sekolahan.

"Kemarin kita mendapatkan laporan dari salah satu warga bahwa di sini ada sarang tawon ndas atau tawon vespa yang berada di atas pohon di dekat SMP N 2 Mojolaban," katanya Jumat (25/5/2019) malam.

Beberapa warga sempat terkena sengatan tawon hingga melapor ke tim SAR untuk mengevakuasi.

"Saya sudah disengat beberapa kali saat melintas dijalan ini, makanya saya melapor ke SAR Rajawali untuk dilakukan evakuasi agar tidak menyerang warga lainnya," kata salah satu korban sengatan tawon, Amung Jumat (25/5/2019) malam.

Tawon vespa atau tawon ndas ini bukanlah tawon madu, melainkan tawon predator.

Tawon ini memiliki kemampuan untuk memasukan racunnya ke dalam tubuh manusia.

5 Fakta Serangan Tawon Ndas di Klaten yang Tewaskan 7 Orang

Jika tersengat tawon ini dalam jumlah banyak, maka bisa menyebabkan hiperalergi yang jika tidak ditangani akan berlanjut menjadi anafileksis hingga sistemik atau merusak organ dalam hitungan hari.

"Untuk di tahun ini sendiri kita sudah menerima setidaknya 25 laporan sarang tawon ndas ini, dan jika warga menemukan adanya sarang tawon ndas disekitar rumahnya mereka bisa menghubungi kita melalui akun sosial media instagram di @beehunter_surakarta," kata Bisma.

"Sedangkan untuk pelayanan kita semuanya gratis tanpa dipungut biaya," katanya.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved