Marak Pernikahan Anak di Bawah Umur di Lingkungan Pengungsi Bencana Palu, Apa Penyebabnya?

Pernikahan anak di bawah umur marak terjadi di lingkungan pengungsi bencana di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Marak Pernikahan Anak di Bawah Umur di Lingkungan Pengungsi Bencana Palu, Apa Penyebabnya?
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Warga tak kuasa menahan haru mengetahui keluarganya meninggal akibat gempa bumi Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10/2018). Gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah mengakibatkan 832 orang meninggal.

TRIBUNSOLO.COM, PALU - Pernikahan anak di bawah umur marak terjadi di lingkungan pengungsi bencana di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Palu mencatat, sudah empat kasus pernikahan dini yang dilakukan oleh pengungsi.

"Iya benar, beberapa hari ini saya cek, ternyata memang ada di salah satu shelter itu perkawinan anak di bawah umur," ujar Kepala DP3A Kota Palu, Irmayanti Pettalolo di ruang kerjanya, Selasa (21/5/2019).

Polisi Bongkar Jaringan Pemasok Senjata Ilegal di Kerusuhan 22 Mei, Pelakunya Wanita Berinisial AF

Irmayanti mengatakan empat kasus tersebut melibatkan anak berumur 15 tahun hingga usia 17 tahun.

Kasus ini pun diperkuat setelah DP3A melakukan pengecekan langsung di pos-pos pengungsian dan huntara.

Beberapa pengelola shelter dan tenda-tenda pengungsi membenarkan adanya perkawinan dini itu.

Penyebabnya pun beragam, ada akibat pergaulan bebas, ada juga karena faktor ekonomi yang belum stabil hingga saat ini.

Irmayanti mengatakan, pihaknya menemukan ada pasangan yang baru menikah, di mana perempuan dan laki-lakinya berusia 15 tahun.

Selain itu ada perempuan berumur 15 tahun dinikahkan dengan orang yang jauh lebih dewasa.

"Ini salah satu faktornya ialah ekonomi. Mungkin saja orangtua tak mampu lagi menanggung hidup anaknya karena belum punya pekerjaan," ungkapnya.

Gelar Sidak di Pasar Tradisional, Dinas Pertanian KPP Kota Solo Temukan Hati Sapi Bercacing

Halaman
12
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved