Dapat Putusan Mahkamah Agung, Kejari Solo Musnahkan Barang Bukti Kasus Pabrik Pil PCC

Barang bukti ini berupa peralatan pembuatan Pil Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC) sedangkan mobil yang dijadikan armada diserahkan kepada negara.

Dapat Putusan Mahkamah Agung, Kejari Solo Musnahkan Barang Bukti Kasus Pabrik Pil PCC
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Anggota kepolisian dan TNI saat membakar barang bukti berupa handphone di Kejaksaan Negeri Solo, Rabu (29/5/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Pemusnahan barang bukti kejahatan kasus narkotika yang telah memperoleh kekuatan hukum dilakukan hari ini, Rabu (29/5/2019), di Kejaksaan Negeri Surakarta.

Barang bukti ini berupa peralatan pembuatan Pil Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC) sedangkan mobil yang dijadikan armada diserahkan kepada negara.

Kajari Surakarta, Teguh Subroto, mengatakan pemusnahan tersebut merupakan intruksi dari Mahkamah Agung (MA).

Alat yang dimusnahkan antara lain 3 unit alat pencetak pil, alat pengaduk bahan, penggiling tepung, hingga alat yang digunakan untuk mempacking pil tersebut.

Pegawai Cantik Dishub Solo Bagikan 200 Booklet Panduan Mudik Lebaran kepada Pemudik

“Pada hari ini kita gelar pemusnahan barang bukti yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap khususnya perkara atas nama Ronggo oleh Mahkamah Agung RI,” kata Teguh.

"Kami juga melakukan pemusnahan terhadap jutaan pil PCC, baik yang sudah di dalam pack siap edar, hingga yang masih dalam bentuk bahan baku. Kita juga memusnahkan bahan-bahan kimia yang dijadikan campuran untuk membuat PCC, " imbuhnya.

Untuk jutaan pil dan bahan kimia pembuat PCC dihancurkan dengan cara dibakar.

Sedangkan untuk 3 mesin pembuatnya dipreteli dengan las dan akan ditimbun di halaman belakang Kejaksaan Negeri Solo.

Viral, Mobil Kembali ke Pemiliknya Usai Hampir Sebulan Dicuri Maling di Pati

"Sedangkan mobil Inova yang dijadikan armada untuk mendistribusikan PCC ini disita negara untuk selanjutnya dilelang secara terbuka," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng, pada Minggu (3/12/2019), menggerebek pabrik pil PCC di Jalan Setia Budi, Solo.

Di pabrik yang digerebek tersebut petugas BNNP Jateng berhasil menyita jutaan butir pil PCC, mesin produksi pembuat pil PCC, dan kelima anak buah Wildan.

Dalam pengusutan lebih lanjut, petugas BNNP juga dapat menangkap Wildan dan Sri Anggono alias Ronggo di wilayah Semarang yang menjadi otak peredaran Pil PCC di sejumlah kota di luar jawa.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved