Penyerapan Beras Perum Bulog Subdivre III Solo Masih Rendah, Ini Penyebabnya

Proses penyerapan beras tahun 2019 oleh Perum Bulog Subdivre III Surakarta sudah mencapai 10 persen dari target.

Penyerapan Beras Perum Bulog Subdivre III Solo Masih Rendah, Ini Penyebabnya
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Bulog Subdivre III Surakarta saat membuka stand di Pasar Mirunggan Gotong Royong Bakdan Neng Solo di Balai Kota Solo 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Proses penyerapan beras tahun 2019 oleh Perum Bulog Subdivre III Surakarta sudah mencapai 10 persen dari target.

"Yakni telah mencapai 7.600 ton," terang Kepala Perum Bulog Subdivre III Surakarta Mika Ramba Kendenan, kepada awak media,Rabu (29/5/2019).

Atau sekitar 10 persen dari target hingga akhir tahun ini sebesar 75.000 ton.

Realisasi tersebut memang masih rendah, adanya beberapa penyebab.

"Memang masih jauh dari target, tahun lalu target 75.000 ton juga hanya terserap 35 persen," imbuhnya.

Muncul Soal tentang Atta Halilintar di Ujian SD Serang, Federasi Guru : Tak Ada yang Salah

Pihaknya mengatakan rendahnya penyerapan tersebut satu di antaranya dikarenakan saat ini bukan merupakan puncak panen.

Sehingga volume penyerapan cukup rendah, yaitu di kisaran 60-80 ton per hari.

Selain itu juga banyak petani yang lebih memilih untuk menjual hasil panennya secara komersial ke pasaran dibandingkan menyalurkannya ke Gudang Bulog.

Ungkapan Rasa Bahagia Ibunda Irish Bella saat Tahu Putrinya Positif Hamil

Walaupun demikian, pihaknya memprediksi usai Lebaran penyerapan akan lebih banyak.

"Karena periode tersebut sudah memasuki masa panen, sehingga penyerapannya bisa sampai 200 ton per hari," imbuhnya.

Ia berharap dengan volume penyerapan tersebut realisasi penyerapan pada tahun ini bisa lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved