Harga Tiket Pesawat Masih Dinilai Mahal, Kemenhub Klaim Harga sudah Lebih Murah Dibanding Tahun Lalu

Mahalnya harga tiket pesawat pada periode Lebaran 2019 ini masih banyak dikeluhkan oleh masyarakat melalui platform media sosial.

Harga Tiket Pesawat Masih Dinilai Mahal, Kemenhub Klaim Harga sudah Lebih Murah Dibanding Tahun Lalu
KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA
Pesawat maskapai Citilink di Bandara Juanda, Surabaya, Senin (14/5/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Mahalnya harga tiket pesawat pada periode Lebaran 2019 ini masih banyak dikeluhkan oleh masyarakat melalui platform media sosial.

Meski begitu, Kepala Badan Penilitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan (Balitbang Kemenhub), Sugiharjo mengatakan, harga tiket pesawat di masa angkutan lebaran 2019 lebih murah dibandingkan tahun lalu.

"Tolong dicatat, dalam periode lebaran tiket pesawat angkutan udara tahun ini itu bukan naik tapi turun dibanding tiket udara tahun lalu," kata Sugihardjo dalam konferensi pers di kantor Kemenhub, Jakarta, Rabu (29/5/2019).

Menurut dia, penurunan ini dikarenakan adanya penurunan tarif batas atas (TBA) di kisaran 12-16 persen oleh regulator beberapa waktu lalu.

Dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com, Sugiharjo menjelaskan, pada peak season seperti di musim lebaran, maskapai penerbangan akan menjual harga tiketnya di batas atas.

Adapun bila masyarakat merasa harga tiket masih mahal, lanjut Sugiharjo, harga tiket itu bukanlah tiket periode mudik Lebaran 2019 melainkan tiket sebelum periode mudik di mana TBA belum diturunkan.

Promo Tiket.com, Dapatkan Diskon Tiket Pesawat hingga Rp 1,2 Juta untuk Semua Rute Internasional

"Tahun lalu airline menjualnya jauh dekat batas atas, sekarang masih di bawah batas atas tetapi tinggi dirasakan masyarakat. Jadi saya garis bawahi, yang dirasakan masyarakat itu bukan saat puncak lebaran," jelasnya.

Sebelumnya, Kemenhub telah menurunkan TBA tiket pesawat di kisaran 12-16 persen.

Kebijakan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas (TBA) Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri yang berlaku pada 16 Mei 2019.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Polana B Pramesti mengatakan, aturan baru itu dibuat guna memenuhi kebutuhan konsumen dengan memperhatikan keberlangsungan bisnis maskapai.

"Revisi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap aspirasi masyarakat dengan tetap memperhatikan keberlangsungan industri penerbangan, terutama menjelang pelaksanaan angkutan Lebaran," kata Polana.

Dia menjanjikan akan mengevaluasi besaran TBA dan TBB secara berkala dan apabila ada perubahan terhadap komponen-komponen biaya yang memengaruhi operasional maskapai. (Tribunnews.com/Ria Anatasia)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Kemenhub Klaim Harga Tiket Pesawat Lebaran 2019 Lebih Mudah Dibandingkan Tahun Lalu"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved