Breaking News:

KPK: Uang Rp 70 Juta yang Disita Bukan dari Laci Kerja Menag Lukman Hakim

Menurut KPK, uang Rp 70 juta itu dipastikan bukan bagian dari uang yang disita penyidik dari laci kerja Lukman.

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
KOMPAS.com/IHSANUDDIN
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (15/5/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Nama Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, disebut dalam surat dakwaan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, Haris Hasanuddin, dalam perkara dugaan suap seleksi jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

Dalam dakwaan, Lukman disebut menerima Rp 70 juta yang diberikan secara bertahap masing-masing Rp 50 juta dan Rp 20 juta.

"Tentu saja kami menyebutnya sebagai dugaan perbuatan tindak pidana korupsi ya," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, kepada wartawan, Jumat (31/5/2019).

Dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com, menurut Febri, uang Rp 70 juta itu dipastikan bukan bagian dari uang yang disita penyidik dari laci kerja Lukman.

"Itu sumber berbeda (dari laci kerja Lukman), yang Rp 70 juta sudah diuraikan di persidangan, diduga diberikan oleh siapa dan untuk kepentingan apa," tegas Febri.

Jaksa KPK Akan Buktikan Keterlibatan Menteri Agama dalam Kasus Suap Jual-Beli Jabatan di Kemenag

Febri memastikan, KPK akan membuktikan satu persatu dakwaan yang dibacakan jaksa dalam persidangan.

Termasuk, pemberian uang kepada Lukman dan mantan Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy atau Romy.

"Nanti akan dibuktikan satu persatu poin-poin dakwaan tersebut, dengan fokus untuk membuktikan perbuatan dua orang terdakwa ini (Haris dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi)," jelas Febri.

KPK, kata Febri, akan mempelajari semua dugaan itu. Tidak tertutup kemungkinan akan dikembangkan lebih lanjut.

Lukman diduga menerima aliran uang dari sejumlah pihak terkait proses seleksi jabatan di Kemenag.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved