Cerita Darsih, Rela Tidur di Sela-sela Kios Pasar Legi Solo Demi Jajakan Ketupat Lebaran

Mendekati hari raya Idulfitri 2019, pasar-pasar tradisional di Surakarta dipenuhi dengan pedagang ketupat musiman Lebaran.

Cerita Darsih, Rela Tidur di Sela-sela Kios Pasar Legi Solo Demi Jajakan Ketupat Lebaran
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Darsih saat membuat ketupat,┬áSenin (3/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Mendekati hari raya Idulfitri 2019, pasar-pasar tradisional di Surakarta dipenuhi dengan pedagang ketupat musiman Lebaran.

Satu di antara tampak jelas di Pasar Legi Solo, Senin (3/6/2019).

Tidak hanya pedagang ketupat musiman asal Surakarta saja, bahkan luar Surakarta pun juga turut serta mencoba mengais rezeki di pasar tersebut.

Tengok saja Darsih (35) pedagang ketupat musiman asal Salatiga, Jawa Tengah.

Sembari merangkai janur demi janur menjadi bentuk ketupat, pihaknya mengaku sudah sejak Sabtu (1/6/2019) membuka ketupat di Pasar Legi Solo.

"Setiap Lebaran begini pasti ke Solo untuk jual ketupat, di sini lebih ramai dan untungnya lebih banyak daripada berjualan ketupat di Salatiga," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Senin (3/6/2019).

Harga Ketupat Naik, Pedagang Ketupat di Solo Curhat Bahan Baku Susah

Bersama suaminya, Darsih ke Surakarta meninggalkan sementara anak semata wayangnya di kampung halaman.

Dengan menaiki bus, Darsih merogoh kocek Rp 100 ribu dalam sekali perjalanan.

Demi lebih menghemat rupiah, Darsih dan suaminya pun rela tinggal dan tidur sementara di Pasar Legi Solo tersebut.

Halaman
12
Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved