Inilah Bacaan Niat, Hukum dan Waktu Puasa Syawal

Bagi umat muslim, setelah melaksanakan puasa wajib di bulan Ramadhan, banyak yang melanjutkan melaksanakan puasa sunah di bulan Syawal

Inilah Bacaan Niat, Hukum dan Waktu Puasa Syawal
nu.or.id
Ilustrasi 

TRIBUNSOLO.COM - Bulan Ramadhan telah usai, dan kini memasuki bulan Syawal.

Bagi umat muslim, setelah melaksanakan puasa wajib di bulan Ramadhan, banyak yang melanjutkan melaksanakan puasa sunah di bulan Syawal selama enam hari.

Puasa Syawal merupakan salah satu puasa sunah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah).

Hal tersebut berdasarkan sabda Rasululullah, “Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun” (HR. Muslim).

Dalam riwayat tersebut dijelaskan, setelah menyelesaikan puasa Ramadhan dan dilanjutkan berpuasa selama enam hari di bulan Syawal, maka bagi yang melakukan akan seperti berpuasa selama setahun.

Jelang Arus balik Lebaran 2019, Dishub Solo Imbau Pemudik Selalu Cek Kendaraan

Seperti yang dikatakan, Dosen Fakultas Syariah IAIN Surakarta, Shidiq MAg, puasa syawal dilakukan enam hari di bulan Syawal, yaitu hari kedua Syawal (sehari setelah hari raya Idul Fitri) dan seterusnya.

Puasa Syawal dimulai di hari kedua karena pada hari pertama Syawal merupakan Hari Raya Idul Fitri, maka diharamkan untuk berpuasa.

Akan lebih baik jika dilakukan secara berturut selama enam hari mulai hari kedua Syawal.

Namun, jika merasa kesulitan, maka diperbolehkan tidak berurutan, asalkan berpuasa sebanyak enam hari dan masih di bulan Syawal.

Potret Kedekatan Jokowi dengan Masyarakat Solo, Berikut Foto-fotonya

Tanggal 1 bulan Syawal dimulai pada 5 Juni 2019 hingga 3 Juli 2019.

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved