Bom Bunuh Diri di Kartasura

Anaknya Diduga Ditangkap Densus 88 terkait Bom Bunuh Diri Kartasura, Orangtua Akui Tak Tahu Apa-apa

Keluarga pria yang diduga ditangkap oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, Sugeng Riyadi (34), angkat bicara, Senin (10/6/2019).

Anaknya Diduga Ditangkap Densus 88 terkait Bom Bunuh Diri Kartasura, Orangtua Akui Tak Tahu Apa-apa
TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Rumah kontrakan ditempati pria yang diduga ditangkap Densus 88 Antiteror di RT 07 RW 05 Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Senin (10/6/2019).  

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Keluarga pria yang diduga ditangkap oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror, Sugeng Riyadi (34), angkat bicara, Senin (10/6/2019). 

Ibu dari Sugeng Riyadi, Sri Redjeki (60) membeberkan, anak keempat dari lima saudara itu, dibawa oleh Densus 88 Antiteror pada Minggu (9/6/2019) siang, di kawasan Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo.

Sementara pada malam pukul 19.30 WIB ada sejumlah aparat menggeledah rumah yang ditempati anaknya di samping kediamannya.

Yakni di kawasan bantaran sungai Bengawan Solo, RT 07/RW 05 Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo.

"Iya leres, tapi kulo mboten ngerti nopo-nopo (iya benar, tapi saya tidak tahu apa-apa)," tuturnya kepada TribunSolo.com.

Namun saat akan penggeledahan, istri dari SR, yaitu berinisial Y (30) menurut Sri, menolak rumah kontrakannya digeledah.

"Mau masuk ke rumah enggak boleh sama istrinya," ungkap dia.

Densus 88 Masih Terus Dalami Kasus Bom Bunuh Diri di Pospam Kartasura

Sementara saat aparat berseragam hitam-hitam masuk ke rumahnya, Sri mempersilakan.

"Nggih sempet mlebet teng omah kulo (ya sempet masuk ke rumah saya)," ujar dia.

Halaman
12
Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved