Ahmad Dhani Kecewa dengan Putusan Majelis Hakim: Saya Banding yang Mulia

Ahmad Dhani mengaku kecewa dengan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya yang mengganjarnya hukuman penjara 1 tahun.

Ahmad Dhani Kecewa dengan Putusan Majelis Hakim: Saya Banding yang Mulia
KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL
Sidang vonis perkara ujaran kebencian Ahmad Dhani di PN Surabaya, Selasa (11/6/2019)(KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL) 

TRIBUNSOLO.COM, SURABAYA - Ahmad Dhani mengaku kecewa dengan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya yang mengganjarnya hukuman penjara 1 tahun dalam perkara ujaran kebencian melalui Vlog Idiot, Selasa (11/6/2019).

Menurut dia, hakim banyak mengabaikan fakta-fakta persidangan.

Dia menyimpulkan tiga point fakta persidangan yang diabaikan majelis hakim.

Pertama, bahwa keterangan saksi ahli yang terlibat dalam pembuatan Undang-undang informasi dan transaksi elektronik (ITE), yang menyatakan bahwa subjek hukum yang menjadi korban dalam pasal 27 ayat 3 adalah perorangan, bukan lembaga hukum.

"Tapi saya dilaporkan oleh koalisi bela NKRI, bukan perorangan," katanya usai sidang.

Ahmad Dhani Ajukan Banding atas Vonis 1 Tahun Penjara Kasus Vlog Idiot

Kedua, ada saksi yang diajukan tim jaksa yang menyebut kasus Vlog Idiot bukan masuk pasal 27 ayat 3, melainkan penghinaan ringan pasal 315.

"Selanjutnya adalah fakta yang disembunyikan. Bahwa pelapor adalah pelaku persekusi. Pelapor yang sempat bersaksi di persidangan adalah pelaku persekusi," jelasnya.

Atas vonis tersebut, Ahmad Dhani dan tim kuasa hukumnya mengajukan banding.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ahmad Dhani kepada majelis hakim usai pembacaan vonis.

"Saya banding yang mulia," katanya.

Ahmad Dhani Divonis Hukuman 1 Tahun Penjara Kasus Vlog Idiot

Halaman
12
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved