Terkait Penangkapan Terduga Teroris di Cemani, Ketua RT: Polisi Sempat Dobrak Pintu Rumah Kontrakan

Penggeledahan Densus 88 Antiteror di rumah terduga teroris, Ali Amirul Alam alias Umar (40), diwarnai dengan mendobrak pintu rumah.

Terkait Penangkapan Terduga Teroris di Cemani, Ketua RT: Polisi Sempat Dobrak Pintu Rumah Kontrakan
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Ketua RT 03/RW 21 Dukuh Waringinrejo, Desa Cemani, Prabowo Umar Dhan, saat menunjuk rumah kontrakan terduga teroris, Selasa (11/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Penggeledahan Densus 88 Antiteror di rumah terduga teroris, Ali Amirul Alam alias Umar (40), diwarnai dengan mendobrak pintu rumah.

Penggeledahan dilakukan pada Minggu (9/6/2019) pukul 16.00 WIB hingga menjelang Maghrib, di rumah kontrakan Umar di Gang Salak RT 3/RW 21 Dukuh Waringinrejo, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Sukoharjo.

Menurut Ketua RT 03 Dukuh Waringinrejo, Desa Cemani, Prabowo Umar Dhani, pendobrakan pintu karena kondisi rumah kontrakan terduga teroris itu dalam keadaan kosong.

"Sempat ada penggeledahan hari Minggu kemarin, petugas sempat mendobrak pintu rumahnya karena posisi rumah kosong," katanya saat ditemui TribunSolo.com, Selasa (11/5/2019).

Penangkapan Terduga Teroris: Ali Amirul Alam Dikenal Tertutup dan Baru 6 Bulan Tinggal di Sukoharjo

Menurut Prabowo, Umar ditangkap saat dia mudik ke Sumatra berserta keluarganya, hingga saat ini rumah dalam keadaan kosong.

Untuk mencegah adanya barang yang hilang, polisi memasang gembok di pintu rumah dan dipagar rumah terduga teroris itu.

Selama tinggal di Cemani, Prabowo mengaku tidak banyak mengetahui mengenai keseharian Umar, padahal jarak rumah mereka hanya berselang satu rumah saja.

"Semenjak pindah kesini sekitar 2 tahun lalu, dia dan keluarganya tidak pernah bersosialisasi dengan warga sekitar."

"Tidak pernah aktif dalam kegiatan RT, orangnya sangat pendiam dan tertutup," jelasnya.

Prabowo hanya mengetahui jika Umar merupakan pedagang parfum di Pasar Klitikan, Surakarta.

Selain Tangkap SR di Mojolaban, Densus 88 Antiteror Juga Geledah Rumah Umar di Cemani Sukoharjo

Umar sendiri, tinggal di rumah kontrakan tersebut sehjak dua tahun terakhir bersama istri dan tiga anaknya.

Namun semenjak kepindahannya ke Cemani, dia tidak pernah melaporkan identitas dirinya ke Ketua RT setempat.

Dia menambahkan, meski di depan rumah kontrakan umar terdapat masjid yang cukup besar, namun menurut Prabowo, Umar lebih sering salat di masjid yang berada di luar kampungnya.

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, sebelum melakukan penggeladahan dirumah kontrakan Umar, Densus dan pihak kepolisian sempat melakukan penyisiran di Kali (Sungai) Waringinrejo, yang tidak jauh dari rumah terduga teroris itu. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved