Usai Geledah Kontrakan Ali Amirul Alam alias Umar, Polisi Sempat Telusuri Sungai Cari Barang Bukti

Penyisiran sungai ini, kata Iwan untuk mencari beberapa barang bukti yang dibuang terduga teroris

Usai Geledah Kontrakan Ali Amirul Alam alias Umar, Polisi Sempat Telusuri Sungai Cari Barang Bukti
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, saat ditemui di Mapolres Sukoharjo, Rabu (15/5/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Sebelum melakukan penggeledahan di rumah kontrakan terduga teroris Ali Amirul Alam alias Umar (40), Densus 88 dan Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) sempat melakukan penyisiran di Sungai Waringinrejo.

Sungai ini berada tidak jauh dari rumah kontrakan terduga teroris di Gang Salak RT 3 RW 21 Dukuh Waringinrejo, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Minggu (9/6/2019).

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi saat ditemui TribunSolo.com, Selasa (11/6/2019).

"Sebelum melakukan penggeladahan dirumah terduga teroris, tim sempat menyusuri sungai yang berada tidak jauh dari rumah terduga teroris," katanya.

Tak Ada Korban Jiwa, Kebakaran di Perumahan Dosen UNS Solo Diduga Karena Korsleting Listrik

Penyisiran sungai ini, kata Iwan untuk mencari beberapa barang bukti yang dibuang terduga teroris.

"Dari keterangan terduga teroris, dia sempat membuang sejumlah barang bukti di sungai tersebut, sehingga kami melakukan pencarian," jelasnya.

Iwan tidak menjelaskan, apakah hasil dari penyisiran tersebut membuahkan hasil atau tidak.

Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, penyisiran sungai Waringinrejo dilakukan pada pukul 13.00 wib hingga 15.00 WIB.

Kemudian, olah TKP dilanjutkan di rumah kontrakan terduga teroris sekitar pukul 15.30 WIB hingga menjelang maghrib.

Waketum PAN: Kemungkinan Bergabung dengan Pemerintahan Besar Sekali

Diketahui dari rumah kontrakan Umar, polisi membawa 7 buah copy buku tentang jihad, 4 buah ponsel rusak, 1 buah sim card simpati, 2 buah botol aluminium berisi ethanol, 1 buah saringan besar, 1 buah saringan kecil, 1 buah ulekan batu, 1 buah kain hitam bertuliskan solusi jihad warna merah, 1 buah gunting dan 4 buah baterai ABC berukuran kecil.

Iwan menambahkan, olah TKP akan kembali dilakukan oleh tim Densus 88, baik di rumah kontrakan terduga teroris maupun di sungai Waringinrejo.

"Untuk waktunya kapan, saya tidak mengetahui, itu ranahnya Densus," pungkasnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved