DLH Sukoharjo Targetkan Penurunan Sampah 50 Ton per Hari Lewat Program Pengolahan Sampah Masyarakat

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukoharjo menargetkan program pengolahan sampah oleh masyarakat di setiap desa.

DLH Sukoharjo Targetkan Penurunan Sampah 50 Ton per Hari Lewat Program Pengolahan Sampah Masyarakat
TribunSolo.com/Agil Tri
Kepala DLH Kabupaten Sukoharjo, Agus Tinus Setiyono saat meninjau TPA Mojorejo, Bendosari, Sukoharjo, Rabu (12/6/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Untuk mencegah penumpukan sampah yang kian hari terus bertambah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mojorejo, Bendosari, Sukoharjo, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukoharjo menargetkan program pengolahan sampah oleh masyarakat di setiap desa.

Hal tersebut diungkapkan Kepala DLH Kabupaten Sukoharjo, Agus Tinus Setiyono saat berbincang dengan TribunSolo.com, Rabu (12/6/2019).

"Harus ada terobosan baru dengan Camat dan Lurah (Kepala Desa) untuk pengolahan sampah di desa," katanya.

Bocah Kelas 4 SD di Pati Dibakar Teman Sendiri, Kondisi Kritis, Keluarga Kesulitan Bayar Pengobatan

Saat ini, TPA Mojorejo mendapat kiriman sampah 140 ton/hari, yang berasal dari 12 kecamatan di Sukoharjo.

Angka tersebut sempat bertambah 20 ton/hari, saat lebaran kemarin.

"Dengan pengolahan sampah ditingkat desa, kita targetkan dapat mengurangi volume sampah sekitar 50 ton/hari," katanya.

Saat ini, di TPA Mojorejo, pengolahan sampah didominasi dengan cara ditimbun, meski sebagian sampah lainnya digiling.

Namun hal tersebut belum cukup untuk mengurangi volume sampah, mengingat alat pengolahan sampahnya hanya mampu memproses ratusan kilo tiap harinya.

"Jika dibiarkan terus, sampah ini akan menjadi masalah baru, kami juga akan mengajukan alat pengolahan sampah baru."

"Saat ini alat pengolahan sampah yang menjadikan sampah menjadi pembangkit listrik, baru di TPA Surakarta di Putri Cempo saja," terangnya.

Produksi Sampah di Kota Solo Meningkat hingga 300 Ton selama Libur Lebaran

Dia menambahkan, salah satu program pengolahan sampah yang bisa dilakukan masyarakat adalah dengan bank sampah.

"Jumlah sampah setiap harinya akan terus meningkat, padahal jika dilihat dari sisi ekonomi, sampah itu bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah," pungkasnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved